Bupati dan Wabup Pringsewu Saksikan Wayang Kulit

Bupati dan Wabup Pringsewu Saksikan Wayang Kulit

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Sujadi dan Fauzi menyaksikan pagelaran wayang kulit, yang menghadirkan Ki Dalang Suwondo Hadi Prayitno dari Bantul Yogyakarta di komplek jembatan Klaten Gading Rejo Kabupaten Pringsewu, rabu (24/5).

Kegiatan ini salam rangka Tasyakuran Pekon Klaten sekaligus Tasyakuran Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu, dalam kesempatan ini Ki Dalang Suwondo Hadi Prayitno akan membawakan lakon “Wahyu Ketenterman”.

Acara sangat disambut antusias oleh warga,tampak hadir juga sejumlah Kepala Dinas Pemerintah Daerah kabupaten Pringsewu.

Danramil Pringsewu Kapten infanteri Redi Kurniawan. Untuk pengamanan di turunkan anggota kepolisian Polres Tanggamus bersama Polsek Gading Rejo.

Dalam sambutannya Sujadi mengatakan, atas nama Pemerintah kabupaten Pringswu mengucapkan selamat atas Pekon Klaten yang melaksanakan tasyakuran. Pekon pKlaten ini adalah salah satu pekon yang membantu berdirinya kabupaten Pringsewu, yang mana telah menghibahkan tanahnya untuk lokasi Perkantoran Pemda Pringsewu.

Sesuai perintah Gubernur yang telah melantik kami mewakili Presiden, yang memerintahkan “kerja kerja kerja” Alhamdulillah kami langsung bekerja. Dan sudah ada perubahan,tadi jam setengah empat saya ke kantor lagi sudah ada perubahan yaitu apel sore, diharapkan ini bisa ini berjalan seterusnya,” ucap Sujadi. (Eri/Adi)

10 Responses

  1. Iwang Bagas Tama1 Agustus 2017 at 10:24Reply

    Wih dah lama gak nonton wayang kulit

  2. Dani26 Juli 2017 at 13:37Reply

    Terimakasih bupati dan wabup atas apresiasinya

  3. Linda26 Juli 2017 at 13:15Reply

    Sip harus lebihlebih dibudayakan

  4. Rina25 Juli 2017 at 08:56Reply

    Wayang kulit harus dibudidayakan agar tidak hilang

  5. vindi24 Juli 2017 at 11:58Reply

    Wayang kulit mesti harus dilestarikan kerena itu warisan budaya yg harus dibuayakan untuk masyarakat nya

  6. wahyu mulya pratama24 Juli 2017 at 10:31Reply

    wayang kulit harus dilestarikan supaya tidak punah keberadaan nya

  7. rendi24 Juli 2017 at 10:25Reply

    Udah jarang kegiatan yg mesti dibudidayakan

  8. rendi24 Juli 2017 at 10:23Reply

    Udah jarang kegiatan seharusnya dibudayakan

  9. Resti aulia6 Juli 2017 at 10:41Reply

    Aminnn

  10. nanda26 Mei 2017 at 10:24Reply

    Udh jarang kegiatan yg begituan, seharusnya mesti dibudayakan

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Created by : lampung1.com