Hujan Turun Air Gunung Hantam Jalinbar Lampung Hingga Putus Total Sepanjang -+ 50 Meter

Hujan Turun Air Gunung Hantam Jalinbar Lampung Hingga Putus Total Sepanjang -+ 50 Meter

LAMPUNG1.COM – Musibah datang memang tidak bisa diduga, seperti kebakaran , banjir, gempa , gunung meletus dan lain sebagainya. Seperti bencana alam yang  terjadi di Jalur Lintas Barat (Jalinbar) tepatnya di Pekon Mandirisejati Kecamatan Krui Selatan Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) saat ini putus total.

Diakibatkan hujan deras dengan intensitas yang sangat tinggi sejak Rabu (11/10) sekitar Pukul 18.00 WIB sampai dengan Pukul 23.00 WIB.

Akibat dari hujan yang terus turun dengan derasnya dari hari Rabu (11/10) hingga Kamis (12/10) dan air yang mengalir dari pegunungan menghantam ruas jalan Lintas Barat (Jalinbar) km 20 pekon Mandiri kecamatan Krui Selatan kabupaten Pesisir Barat, hingga sekira pukul 00.05 WIB  jalan terputus  (hilang) sepanjang -+50m dengan kedalaman mencapai -+ 8 m.

Seperti yang di jelaskan oleh warga sekitar Nanang mengatakan putusnya jalan sepanjang -+50 m dengan kedalaman mencapai -+8 m dengan kondisi arus air yang mengalir dititik putusnya jalan masih sangat deras.

Sementara itu dari kejadian bencana alam tersebut ada 2 orang korban yang tersengat aliran listrik.

Korban dengan identitas Ruli (28) warga Pekon Padang Haluan Kecamatan Krui Selatan Kabupaten  Pesisir Barat akibat sengatan aliran listrik tersebut nyawa korban tidak bisa di selamatkan lagi hingga Meninggal Dunia.

Kedua korban datang untuk melihat jalan lintas barat yang terputus akibat banjir di pekon mandiri sejati kecamatan krui selatan kabupaten Pesisir Barat.

Korban Maspi’i dan Ruli ingin melihat jalan yang terputus dari kedekatan, walaupun sudah diingatkan dan jangan melintasi Police Line dan mendekati lokasi Oleh Pers Kepolisian yang melaksanakan Pam, namun korban Maspi’i dan Ruli tetap mendekati lokasi jalan yang terputus secara berdekatan, sedangkan didekat lokasi jalan yang terputus ada tiang dan kabel listrik yang (tumbang) roboh ke pinggir jalan sekira ketinggian 1 M sampai 500 cm dari tanah, yang tanpa sengaja Maspi’i memegang kabel listrik dengan tangan kirinya yang juga mengenai Ruli yang berdiri didekatnya, yang mengakibatkan kedua korban terpental kejalan dan kritis, kemudian ditolong dan diangkat oleh petugas kepolisian dan BPBD yang sedang berada dilokasi dan membawa kedua korban ke Puskesmas Krui, sebelum sampai kepuskesmas krui Korban An. Ruli meninggal Dunia, sedangkan Korban An. Maspi’i dirawat diPuskesmas Krui.

Kasat Lantas Polres Lampung Barat (Lambar), AKP. Agustinus, mendampingi Kapolres Lambar, AKBP. Tri Suhartanto, mengimbau agar kendaraan yang hendak melintas dari arah Bengkulu ke Jakarta juga sebaliknya, untuk melintasi Jalur Lintas Tengah (Jalinteng).

“Sementara untuk kendaraan yang sudah ada dilokasi untuk kembali memutar arah, melintasi jalan sesuai dengan yang diarahkan,” himbaunya.(Adi)

One Response

  1. Guarta12 Oktober 2017 at 14:56Reply

    Semoga cepat di bangun kembali

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
Created by : lampung1.com