Sabtu , Februari 20 2021
Home / Peristiwa / 3 Hari Pencarian Turyono Belum Ditemukan

3 Hari Pencarian Turyono Belum Ditemukan

LAMPUNG1COM, Pesawaran – 3 Hari paska banjir bandang Pesawaran, pencarian korban Taryono (56) yang melibatkan 1 peleton II Kompi G Yonif-9 Marinir yang dipimpin Letda (Mar) Eko, Basarnas, Tim SAR FKPPI dan warga masyarakat setempat belum membuahkan hasil, Jum’at (25/03). Camat Marga Punduh Darsoyo mengatakan, sekitar 352 rumah yang terendam air saat bajir bandang tersebut. Dan 45 ekor kambing, 173 ekor ayam dan 12 infratruktur rusak berat.

IMG_20160325_150604

Sementara data yang diperoleh dari Camat Punduh Pedada Mursalin, dampak banjir bandang sekitar 613 rumah, 3 diantaranya rusak berat. Selain itu, 30 ekor kambing, rusaknya Infrastruktur jalan di Dusun Karang Tengah Desa Rusaba sekitar 500 meter, dan longsor di 6 titik yang berada di Desa Sukarame, Bangun Rejo dan Pagar Jaya dan 170 Hektar sawah dipastikan gagal panen akibat banjir bandang.

BACA JUGA:  Tuba Gelar Parade Budaya Pesona Seribu Tapis

Selain itu, 1 tambak yang berada di desa Sukarame mengalami banyak kerugian, sebanyak 15 ton pakan udang, semua mesin dan dinamo rusak akibat direndam banjir 2 hari yang lalu, ungkap asisten tambak Warsito.
“Semua mesin dan dinamo rusak serta 15 ton pakan udang yang ada di gudang tidak bisa di gunakan lagi, karena ketinggian air saat itu sekitar 125 cm” kata Warsito kepada Bupati.

BACA JUGA:  Bhakti Sosial TNI, Koramil 422-06/Sumberjaya Bersama Relawan Pondok Pesantren Miftahul Huda 407 Bedah Rumah Warga Tidak Mampu

Bupati saat berada di Kecamatan Punduh Pedada  mengunjungi 8 titik, diantara di Desa Sukarame, Bangun Rejo meninjau cek dam air Way Kupang. Mim Wahudin (38) warga RT.01 Dusun 3 mengatakan, cek dam di bangun pada tahun 2010 yang lalu guna mengairi area persawahan yang berada di Desa Bangun Rejo dan Bawang  luasnya mencapai 50 Hektar.

Dalam rangkain kunjungan Bupati ke Way Batu Raja Desa Baturaja, Way Lunik Desa Banding Agung,  ke Dusun Karang Tengah Desa Rusaba,serta melihat kali  berukuran lebar sekitar 3 meter dan kedalaman 3 meter dengan panjangnya sekitar 3 km.
Bupati juga mengevaluasi sekaligus mentukan langkah melakukan   normalisasi ataupu pengerukan kali yang terlihat dangkal akibat lumpur dan berbatuan.

BACA JUGA:  Bupati Pesibar Resmikan dan Penyalaan Perdana Listrik PLN Pulau Pisang

Selain  bupati memberi bantuan, Surip (50) selaku warga dusun Karang Tengah Desa Rusaba  menuturkan, saat terjadi banjir bandang, selain rumahnya yang jebol di bagian samping dan belang,  juga mengalami kehilangan peralatan rumah tangga seperti  mesin cuci, kulkas, STTB milik anaknya dan Sertifikat prona rumahnya. Hal serupa  di alami  Gianto (45) bernasib sial, lain halnya dengan Kasiman (50), meskipun kebanjiran namun semua barang miliknya dapat di selamatkan.  (Hendri/Zaini tubara)

About admin

Check Also

Cabuli Pelajar SMP, Seorang Pemuda Di Lampung Timur Digelandang Ke Kantor Polisi

LAMPUNG1.COM, Petugas Unit PPA Satuan Reskrim Polres Lampung Timur, dan Team Tekab 308 Polsek Sekampung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *