Minggu , Februari 21 2021
Home / Tajuk / Tajuk : Cuci + Tangan = Penghianat
Sumber : Google Image

Tajuk : Cuci + Tangan = Penghianat

Umat manusia memang mempunyai sifat yang aneh dan bermacam-macam. Tidak berbuat, tapi seolah-olah berbuat dan akhirnya menjadi penghianat.
Seperti yang terjadi baru­-baru ini, sebut saja tepatnya di desa Pesawahan, desa ini baru saja menggelar pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), yang di ikuti oleh 4 (empat) pasang calon yang diisi dengan nomor urut 1, Basri, nomor urut 2, Sukta, nomer urut 3, Husni, dan nomer urut 4 adalah DR. Saut.
Basri, salah satu calon Kepala Desa Pesawahan dengan nomor urut 1 adalah Kepala Desa Pesawahan sebelumnya. Ia memiliki tim sukses yang selalu setia kepadanya, yaitu Amin dan Badu. Mereka bekerja keras, siang dan malam, masuk kampung keluar kampung, dan melakukan berbagai sosialisasi, hanya agar Basri nomor urut 1 menang pada pesta demokrasi tersebut dan menjadi Kepala Desa Pesawahan kembali.
Namun, Tuhan berkehendak lain, yang menang dalam pemilihan Kepala Desa Pesawahan adalah nomor urut 4, DR. Saut. Seluruh calon pun harus mengakui kekalahannya dan menerima DR. Saut sebagai Kepala Desa Pesawahan yang baru.
Beberapa bulan setelah pemilihan, DR. Saut resmi di lantik menjadi Kepala Desa Pesawahan. Ia pun mulai memimpin desa Pesawahan. Amin dan Badu yang dulu pendukung fanatik dari Basri dan sama sekali tidak pernah berbuat apa apa untuk kemenangan DR. Saut, kini mulai mencari taktik agar DR. Saut percaya bahwa mereka ikut menghantarkannya pada kursi Kepala Desa Pesawahan.
Indonesia dijajah oleh Belanda selama 3,5 abad. Selama itu banyak daerah di Indonesia yang terkena dampak akibat jajahan Belanda, salah satunya desa Pesawahan yang dibuat gaduh oleh Belanda dengan politik adu domba (Roma Irama).
Kini Amin dan Badu mulai memainkan sandiwara untuk memperdaya Kepala Desa terpilih, DR. Saut, bahkan Amin dan Badu mendatangi ayah dari DR. Saut, lalu memutarbalikkan fakta, menceritakan hal fiktif, dan menjelekkan Tim Sukses DR. Saut yang sebenarnya. Setelah itu, Amin dan Badu menggelar pertemuan di tingkat RT kemudian mereka dengan yakinnya menceritakan hal fiktif kepada orang tua DR. Saut di hadapan warga sekitar.
“Bapak-bapak harus tau, bahwa tim sukses kepala desa tidak dapat mengeluarkan SK untuk Pak RT, ” kata Amin dan Badu dalam pertemuan tersebut.
Meskipun berita ini belum tentu kebenarannya, Kang Roni, tim sukses DR. Saut berang ketika mendengar hal ini. Jika Amin dan Badu masih menceritakan hal fiktif dan menjelek-jelekannya, ia berjanji akan mendatangkan semua tim sukses dan akan membongkar rahasia Amin dan Badu bahwa mereka adalah tim sukses Basri kala itu.
Nb :
Jika nama dan tempat sama, hal itu adalah secara kebetulan saja.

BACA JUGA:  Herni Sosok Pemimpin Yang Berintegritas dan Berdedikasi Tinggi Untuk Pekon Tulung Sri

Oleh : Hendrik Bayong

About admin

Check Also

Herni Sosok Pemimpin Yang Berintegritas dan Berdedikasi Tinggi Untuk Pekon Tulung Sri

Berkat kepiawaiannya dalam mengurus kepemerintahan, Herni di lirik pihak Pemerintah Kabupaten Tanggamus di Tata Pemerintahan (TAPEM) Selama 1 Tahun. Kemudian, tanpa menolak Dinas Peternakan membutuhkannya walau hanya 6 Bulan saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *