Jumat , Oktober 22 2021
Home / Hukum Kriminal / Tidak Ada Mark Up di SDN 6 Wates

Tidak Ada Mark Up di SDN 6 Wates

LAMPUNG1COM, Way Ratai – Tidak ada Mark Up baja ringan di Sekolaah Dasar Negeri (SDN) 6 Wates, Kecamatan Way Ratai. Hal ini di sampaikan Sujoko (45) Kepala Sekolah tersebut saat Lampung1com bertandang di Kantor KUPTD Pendidikan dan Kebudayaan Way Ratai. Senin (28/3).

Ia menjelaskan bahwa, Informasi adanya Mark Up dari Rp. 140.000 ke Rp. 160.000 itu tidak benar. Apalagi dugaan Mark Up itu atas perintah Asnawi, S.Pd selaku KUPT di Kecamatan yang baru di mekarkan dari Kecamatan Padang Cermin ini.

BACA JUGA:  356 Personel Siap Amankan Mudik Lebaran 2017 di Pesawaran

Sujoko menambahkan, sangat berterima kasih kepada KUPT yang telah menengahi permasalan dirinya dengan panitia pembangunan. “Waktu itu saya ada selisih paham dengan Pak Talib dan Pak Didi selaku panitia. Justu di tengahi oleh Pak Asnawai selaku KUPT,” ujar Sujoko.

Talib (57) menerangkan, “jika ada Informasi adanya Mark up pembangunan baja ringan di SDN 6 Wates dari harga Rp. 140.000 ke Rp. 160.000, itu tidak benar, apalagi Mark Up itu atas perintah KUPTD Pendidikan dan Kebudayaan Way Ratai, Asnawi, S.Pd.”

BACA JUGA:  LPPM Dari 15 Perguruan Tinggi Deklarasikan Berdirinya APJKM

Didi Agus Bianto (51) Selaku panitia menjelaskan, “Info Mark Up itu tidak benar, semua hanya salah paham pada saat nego harga dengan pihak penjual. Dimas, selaku pihak Penjual saat itu menawarkan harga Rp. 160.000/meter, dengan harga itu, panitia coba menurunkan Rp. 140.000, tapi tidak bisa, kemudian disepakatilah harga 160.000/meter persegi, kalau tidak percaya silahkan konfirmasi langsung ke pak Dimas” ujarnya seraya memberi nomor ponsel Dimas kepada tim lampun1com. Hal ini sudah dikonfirmasi ke Dimas, namun masih belum jelas, karena saat dihubungi melalui ponsel selalu terputus. (Hendri/Zaini Tubara)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Sentuh Anak Yatim dan Duafa, PWI Pesawaran Peringati Maulid Nabi SAW 1443 Hijriyah

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriyah menjadi momentum penting bagi insan pers yang …

4 comments

  1. pemerintahnya kurang memperhatikan

  2. kayak mana lah pemerintah nyaa

  3. Gmana itu pemerintahnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *