Rabu , Mei 19 2021
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Halaqah Pimpinan Pondok Pesantren se-Provinsi Lampung

Halaqah Pimpinan Pondok Pesantren se-Provinsi Lampung

LAMPUNG1COM, Bandar Lampung – Bertempat di Aula Asrama Haji Rajabasa, Halaqah Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) se-Provinsi Lampung dihadiri Menteri Agama RI Drs. Hi. Lukman Hakim Saifuddin, M.Si, Gubernur Lampung dalam hal ini diwakili Sekda Provinsi Lampung Ir. Arinal Djunaidi, MM, Didampingi Asisten 3 Bidang Kesra, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Departemen Agama Provinsi Lampung Drs. Hi. Suhaili, M.Ag, Anggota Forkopimda, Senin (18/04).

Selain itu, turut hadir dalam acara yang bertema “Kita Perkuat Sinergi antara Ulama dan Umaro Untuk Mewujudkan Harmoni Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia” Ketua MUI Drs. Hi. Mawardi. AS, Ketua PHDI Drs. Nengah Maharta, M.Si, Ketua PGI Samuel Daluas, Keuskupan Tanjung Karang Romo Roy Suruyo, Ketua MBI Gunawan Hendra, Ketua WALUBI Andi Lie Mirawan.

BACA JUGA:  Polres Tulang Bawang Bersama PC Bhayangkari Berbagi Dengan Warga Terdampak Banjir

Dalam Laporan Kakanwil selaku ketua panitia pelaksana, acara diikuti 200 Pimpinan Ponpes se-Provinsi Lampung dan bertujuan memperkuat silaturahmi dan sinergitas antara ulama dan umaro. Waktu dilpelaksanaan 17 -19 April 2016 (9-11 Rajab 1437 H). di Aula Asrama Haji Raja Basa, Bandar Lampung.

Kakanwil menambahkan, Pemprov Lampung telah menghibahkan tanah seluas 7300 meter persegi guna Perluasan area Asrama Haji, supaya mendukung Embarkasi Haji dan saat ini sedang dalam proses pembuatan sertifikat. Pemerintah Melalui Kementrian Agama akan mengaanggarkan Rp. 50 Miliar ditahun 2017, untuk pembangunan gedung dan fasilitas serta perluasan asrama haji.

BACA JUGA:  Cek Proses Pembangunan RUTILAHU, Dandim 0812 Lamongan Pantau TMMD ke109 Desa Tebluru

Menteri Agama RI menyampaikan bahwa ke-Indonesiaan kita dilihat besar oleh dunia, karna Agama kita yang memahami Indonesia. Begitu banyak ragam suku, bahasa dan agama namun tetap plularis. Begitu luas bentangan pulau secara geografis hingga terbagi menjadi 3 waktu (Indonesia Bagian Barat, Tengah dan Timur) namun tetap dalam bingkai kesatuan. Indonesia lahir dan besar berkat tolerensi agama, berkat saling hormat-menghormati walau berbeda keyakinan.

“Agama tidak bisa terpisahkan dari Negara, begitupun Negara sangat menyatu dengan nilai – nilai agama. Indonesia tidak sama dengan negara timur tengah, yang sesama umat mayoritas justru saling serang, saling tikai. Indonesia telah mampu membuktikan kepada dunia, keberagaman itu justru menjadi sumber kekuatan yang harus disatukan untuk mempercepat kemajuan bangsa” Ujar Lukman.

BACA JUGA:  Warga Jatiwarno Sambut Positif Program TMMD ke-109 Kodim Karanganyar

“Tokoh Bangsa/Pendiri Bangsa telah mewarisi nilai-nilai Pancasila yang bersumber dari keluhuran nilai-nilai Agama. Paham Rahmatan Lil Alamin, menjadi spirit untuk saling memberi, saling menerima, saling hormat saling menjaga, saling asah, saling asuh antar seluruh komponen bangsa lainnya” tuturnya.

Ia mengajak seluruh umat beragama terutama para pimpinan Ponpes untuk selalu bersyukur dan mengutamakan keikhlasan, meskipun sangat sulit namun itulah kunci utama dalam menjalankan nilai-nilai agama juga harus tetap menjaga istiqomah guna mencetak generasi anak bangsa yang memiliki nilai relijius dan berjiwa nasionalis. (Agus)

About admin

Check Also

Purnawirawan dan Warakauri Terima Vaksinasi Covid 19

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Purnawirawan dan Warakauri di wilayah Jajaran Korem 043/Gatam menerima vaksinasi Covid-19 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *