Rabu , Desember 1 2021
Home / Peristiwa / Khawatir Banjir Susulan, Warga Mengungsi di Masjid dan Balai Desa
Warga Mengungsi (Foto : Hendri)

Khawatir Banjir Susulan, Warga Mengungsi di Masjid dan Balai Desa

LAMPUNG1COM, Punduh Pedada – Akibat luapan Way Bawang ratusan rumah terendam air di Desa Bawang, Kecamatan Punduh Pedada. Kamis (31/3) sekitar pukul 19.00 WIB. Hal ini dikatakan Kades Bawang Sa’adi Idris di Dusun Bawang RT 01 dan RT 02, sekitar 70 rumah warga terendam air. RT 03 Dusun Purworejo sekitar 32 KK dan 3 KK di RT 02 dusun Mulyo Bakti.

“Hujan mulai sekitar pukul enam sore sebelum magrib dan banjir sekitar pukul tujuh malam air tiba-tiba datang seketika,” kata Kades Bawang. Kades menambahkan, akibat hujan di hulu sungai Way Bawang yang sudah dangkal, maka terjadi banjir yang merendam rumah warga dengan ketinggian sekitar 1 meter.

BACA JUGA:  Buset!! Padepokan Silat Maung Hideung Didatangi Warga.

“Saya sudah berkali-kali bahkan sampai bosan mengajukan proposal ke Dinas Pekerjaan Umum (PU), BPBD dan Kadis Sosial untuk normalisasi dan bronjong di sepanjang sungai Way Bawang dan Sungai Cikiri, tapi sampai sekarang tidak ada realisasinya dan yang terkena banjir ini memang sudah langganan,” imbuh Kades didampingi Kamaludin selaku Sekretaris Desa (Sekdes) saat ditemui lampung1com di kediaman Sekdes Bawang. Khawatir datang banjir susulan, warga RT 03 Dusun Purworejo di ungsikan ke Balai Desa dan Masjid Ar-Raudoh dan sekitar pukul 23.30 WIB warga di anjurkan pulang ke rumah masing-masing.

BACA JUGA:  Danramil Jeruklegi Terus Pantau Material TMMD 106 Kodim Cilacap

“Saya suruh pulang takut ada maling masuk rumah mereka,” tambahnya sambil meminta Sekdes menemui warga yang masih berada di Balai Desa. Di RT 03 Dusun Purworejo ada 2 parabola milik warga yang rusak dan 2 perahu berikut mesinnya terseret air dan belum diketemukan. Sa’adi Idris juga menjelaskan, saat banjir datang Camat Punduh Pedada Mursalin dan Sekcam tidak berada di lokasi saat banjir menggenangi rumah warga, baru tiba sekitar pukul 23.00 WIB.

Dari pantauan di lapangan, terjadi longsor di perbatasan Marga Punduh dan Punduh Pedada , tepatnya di Desa Sukarame terjadi longsor di badan jalan, namun tidak mengganggu lalu lintas kendaraan. Di Desa Gayau, Kecamatan Padang Cermin juga terjadi genangan air di ruas jalan yang tak jauh dengan tambak milik Acay. Sedangkan di Kecamatan Teluk Pandan, sawah milik warga sekitar kemuning dan milik Primkopal Desa Batu Menyan Kecamatan Teluk Pandan ikut terendam. Dusun Sinar Harapan dan Gebang induk, Desa Gebang, Teluk Pandan juga tak luput dari banjir.

BACA JUGA:  Pakcik Kopdar Dengan Dewan Kopi Indonesia di Jakarta

Di Kecamatan Gedung Tataan juga terjadi banjir dan mengakibatkan kemacetan hingga ke Desa Wiyono akibat meluapnya Kali yang bersebelahan dengan Polsek Gedung Tataan. (Hendri)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Polisi Amankan 1 Terduga Kasus Pengeroyokan Di Tanjung Bintang

LAMPUNG1.COM, Pihak Kepolisian berkomitmen untuk melakukan proses penegakan hukum secara profesional dan berimbang, pada penanganan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PEMBANGUNAN DESA SUKAJAYA LEMPASING