Selasa , Februari 23 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Timur / TKI Asal Lamtim terancam menyebarkan Virus HIV AIDS
Ilustrasi (Sumber : Google Image)

TKI Asal Lamtim terancam menyebarkan Virus HIV AIDS

lampung1.com, Sukadana – Penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) AIDS di Lampung Timur (Lamtim) terus mengalami peningkatkan seiring dengan meningkatnya pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Luar Negeri.

Saat ini di Lampung Timur tercatat sebanyak 84 orang yang masih hidup dengan HIV AIDS, 36 orang telah meninggal dunia dan 11 orang keluar dari Lamtim. Data ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Komisi IV DPRD Lamtim dengan Dinas Kesehatan Lamtim, senin (25/4).

Dijelaskan ketua Komisi IV Akmal Fathoni, total penderita HIV AIDS di Lamtim sebanyak 120 orang yang tersebar di 11 Kecamatan diantaranya 36 orang telah meningal dunia, dan 11 orang meninggalkan Lampung Timur.

BACA JUGA:  DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2017

“Saat ini masih ada 84 orang penderita HIV AIDS yang masih terus diberikan pembinaan dan obat dari Dinas Kesehatan,” terang Akmal Fathoni.

Ia menambahkan, penderita HIV AIDS di Lamtim rata-rata berasal dari TKI yang sudah pulang ke Indonesia. Kondisi seperti ini menjadi ancaman besar bagi ribuan TKI asal Lamtim yang masih berada di Luar Negeri. Untuk itu, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Lamtim seharusnya dapat memantau penempatan TKI asal Lamtim sehingga tidak bekerja di daerah yang banyak menyebarkan penyakit HIV AIDS.

BACA JUGA:  Pembuatan Jembatan oleh TNI KODIM 0410/KBL dan Masyarakat.

“Ada kemungkinan TKI asal Lamtim yang masih berada di luar negeri juga terjangkit HIV AIDS,” tambahnya.

Guna mengurangi penyebaran HIV AIDS di Indonesia, khususnya Lamtim, seharusnya sertiap TKI yang pulang dari luar negeri dilakukan karantina dan pengecekan kesehatan. Upaya ini untuk pencegahan dini sehingga setelah di dalam negeri para TKI yang terjangkit HIV AIDS tidak menyebarkan ke orang lain.

“Terkadang orang tidak mengetahui terkena HIV AIDS saat berada di luar negeri, setelah di Indonesia baru terdeteksi terkan HIV AIDS,” kata Akmal Fathoni.

BACA JUGA:  Material Untuk Bangun Jalan TMMD Terus Didatangkan

Lebih lanjut Akmal Fathoni berencana akan mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) Inisiatif yang akan mengatur persyaratan pernikahan dimana yang akan diatur mengenai syarat kesehatan, dimana setiap calon pengantin harus melakukan tes kesehatan guna mencegah penularan penyakit mematikan itu.

“Tes kesehatan ini guna mencegah penyebaran penyakit HIV AIDS yang dilakukan melalui pernihakan” Pungkasnya.(Riz)

About admin

Check Also

Satgas Pra TMMD 110 Kodim 0429/Lamtim Rehab Atap Mushola Al-Hijrah

LAMPUNG1.COM, Satgas Pra TMMD 110 Kodim 0429/Lampung Timur melaksanakan Rehab perbaikan Bongkar Atap Mushola Al-Hijrah, …

One comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *