Jumat , Agustus 6 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Utara / Wakil Bupati Lepas Kontingen MTQ Lampura

Wakil Bupati Lepas Kontingen MTQ Lampura

lampung1.com, Lampung Utara – Wakil Bupati (Wabub) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), dr. H. Sri Widodo. M. Kes. Sp.PD, resmi melepas 36 Kafilah Kabupaten Lampura, rabu (20/4).

Terdiri dari 20 putra dan 16 putri yang siap mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-44 tingkat Provinsi Lampung tahun 2016 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Tanggamus pada 21-27 April 2016 mendatang.

Dalam sambutan Bupati Hi. Agung Ilmu Mangkunegara yang disampaikan Wabub, penyelenggaraan MTQ, bukan hanya sekedar acara seremonial belaka dan hanya untuk mengejar gelar juara, namun MTQ dimaksudkan sebagai sarana dalam rangka memahami nilai-nilai serta memupuk kecintaan dan kebanggaan umat terhadap Kitab Suci Al-Qur’an.

BACA JUGA:  Finish, TNI dan Polri Bersih-Bersih Material di Rumah Puji Astuti

Pelepasan Kontingen MTQ aIa mengucapkan terimakasih kepada seluruh pelatih, official dan LPTQ Kabupaten Lampung Utara, yang telah sungguh-sungguh dalam mempersiapkan kafilah Kabupaten Lampura.

Widodo berpesan kepada peserta Kafilah Kabupaten Lampura, agar senantiasa menjaga nama baik Lampura, menjaga sikap dan perilaku dalam berinteraksi dengan sesama peserta dan warga lainnya selama mengikuti kegiatan MTQ.

Pelepasan Kontingen MTQ bIa juga berharap Kafilah MTQ Kabupaten Lampura dapat mengukir prestasi yang lebih gemilang, dimana Kabupaten Lampura pada MTQ ke-43 tingkat Provinsi Lampung tahun 2015 yang lalu, telah berhasil meraih peringkat ke-4 dari 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

BACA JUGA:  Tanggapi Keluhan Warga, Komisi A DPRD Mesuji Haering Dengan PT. ALP

Kabupaten Lampura kembali mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Lampung ke-44 yang diselenggarakan di Kabupaten Tanggamus, pada 21-27 April 2016. (Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Opini: Menjadi Kepala Daerah Dimasa Pademi Tidak Seperti Beretorika

LAMPUNG1.COM,Lampung Tengah, LM (SMSI)- Menjadi Kepala Daerah dimasa pademi ini memang menjadi sebuah tantangan besar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *