Minggu , Oktober 24 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Utara / Warga Oganjaya Tolak Keberadaan Tambang Batu

Warga Oganjaya Tolak Keberadaan Tambang Batu

LAMPUNG UTARA – Masyarakat Desa Oganjaya, Kecamatan Abung Pekurun, Lampung Utara, minta wakil rakyat (DPRD) memfasilitasi penutupan perusahaan tambang batu didaerah setempat.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Desa Oganjaya, Juanda ketika menghadiri hearing dengan instansi terkait yang difasilitasi Komisi I DPRD Lampung Utara, Selasa (12/4).

Juanda menjelaskan, pihak perusahaan pernah mengumpulkan masyarakat dan menyediakan buku daftar hadir, namun daftar hadir itu bukan sebagai izin lingkungan melainkan hanya untuk meninjau lokasi saja. Menurutnya, masyarakat khawatir terjadi hal-hal yang akan merugikan masyarakat, pasalnya perusahaan yang diketahui belum memiliki izin lingkungan tersebut telah memakan korban saat membuka badan jalan kelokasi tambang.

BACA JUGA:  Kunyati : ''Eman-Eman Kalau Curug Nangga Tidak Segera Ditata''

“Waktu mereka buat jalan aja sudah ada korban. Dan itu anak saya sendiri, karena menurut tetangga saya anak saya itu berlari karena melihat batu jatuh dari atas, dan dia jatoh dan mengalami luka diatas kemaluannya” jelas Juanda.

Atas kejadian itu masyarakat sepakat tidak menyetujui adanya tambang batu didaerah setempat. Pernyataan itu disampaikan Kades Oganjaya ketika menjawab pertanyaan anggota Komisi I DPRD Lampung Utara, terkait respon masyarakat untuk keberadaan tambang batu didaerah mereka. (Faisol).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Porsiwo Siap Digelar 29-31 Oktober 2021

LAMPUNG1.COM, Bandarlampung- Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian memastikan Pekan Olahraga Seksi Wartawan Olahraga (Porsiwo) siap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *