Rabu , Desember 1 2021
Home / Ekonomi / Banyak Bangunan Tempat Usaha di Lamsel Tak Berijin
Ilustrasi (Sumber : Google Image)

Banyak Bangunan Tempat Usaha di Lamsel Tak Berijin

LAMPUNG1.COM, Lampung Selatan – Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPMPPT) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mengaku, saat ini masih banyak bangunan baru dan tempat-tempat usaha di wilayah Lamsel baik yang baru dibangun maupun sudah lama berdiri belum memiliki dokumen perijinan yang Resmi.

Padahal, menurut aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Daerah setempat, setiap warga yang ingin mendirikan bangunan atau pemilik usaha di daerah tersebut, wajib mengantongi surat izin dalam rangka membantu pemerintah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kasubid Izin Prinsip Syahroni, SE, MM, mewakili Kepala BPMPPT Lamsel Zubaidi mengatakan, dokumen perijinan yang wajib dimiliki oleh setiap warga yang ingin mendirikan bangunan atau pelaku usaha, yaitu Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Gangguan (HO), Surat Izin Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Surat Persyaratan Pengelolaan Lingkungan (SPPL).

BACA JUGA:  Nunik Tegaskan Pelayanan Kesehatan Harus Sampai Pedesaan

“Setiap pelaku usaha menengah atas maupun warga yang ingin mendirikan bangunan, itu wajib memiliki dokumen perijinan. Jika tidak, artinya mereka (masyarakat, red) sudah melanggar aturan yang telah dibuat Pemda. Dari hasil pendataan yang kami lakukan dilapangan, memang sudah banyak warga yang melengkapi dokumen perijinanannya, baik itu yang mendirikan bangunan maupun yang membuka tempat usaha. Namun, masih ada juga yang belum melengkapi atau mengantongi dokumen-dokumen izin tersebut,” ujarnya, saat ditemui di ruangkerjanya, Selasa (3/5), kemarin.

BACA JUGA:  Kodim 0818 Malang Batu Gandeng BKKBN Gelar Pelayanan KB Gratis Untuk Masyarakat Kedungsalam

Ia menambahkan, dari hasil pendataan dilapangan, khususnya wilayah Kecamatan Kalianda, terdapat puluhan bangunan atau tempat usaha yang belum mengantongi dokumen perijinan. Pihaknya akan terus melakukan pendekatan dan menghimbau baik secara lisan maupun dengan mengirimkan surat teguran, agar yang bersangkutan untuk bisa mentaati peraturan menyangkut soal perijinan.

“Di wilayah Kalianda, sejumlah bangunan baru yang sampai saat ini belum mengantongi dokumen perijinannya antaralain bangunan yang ada di Jalan Kolonel Makmun Rasyid (belakang Kantor DPRD Lamsel, red), depan Masjid Candigirang, dan samping jembatan Candigirang, lalu di Jalan Trans Sumatera, Kalianda, dan di Jalan Kesuma Bangsa Kalianda. Sedangkan, untuk tempat usaha yang belum memiliki dokumen perijinan, salahsatunya adalah Rumah Makan Pondok Air Panas, di Jalan Lingkungan V Kalianda Bawah, Kecamatan Kalianda” ungkapnya.

BACA JUGA:  Satgas TMMD Kodim Bojonegoro di Tambakrejo Tetap Jalankan Ibadah Bersama

Dirinya berharap masyarakat di Lamsel, khususnya para pelaku usaha agar melengkapi dokumen perijinan sesuai dengan peruntukkannya.

“Kami yakin, apabila semua masyarakat khususnya pelaku usaha memenuhi kewajibannya melengkapi persyaratan tersebut, maka dengan sendirinya PAD dari bidang perijinan akan meningkat, untuk mendukung pembangunan di kabupaten ini” katanya. (Pranata)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Pasangan Herman-Dolof Telah Siapkan Perumahan untuk Wartawan

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Calon Ketua PWI Lampung Hermansyah bersama calon sekretaris Adolf¬†Ayatullah¬†Indrajaya jika terpilih …

6 comments

  1. Biasa soal tidak adanya surat izin,itu maenan Dinas tetkait kalau sudah di sogok uang,’ki

  2. maen belakangnya kuat

  3. Pol ppnya pilih kasih ….bukan tidur….atau dpt storan dr pemilik usaha

  4. Pol ppnya tidur kali y

  5. Kok pol pp diam aj y….kan tugas pol pp tegakkan perda….

  6. udah tau blm pada ada izin ngapa ngk di tindak y

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PEMBANGUNAN DESA SUKAJAYA LEMPASING