Kamis , Februari 25 2021
Home / Ekonomi / Kunker Wakil Gubernur Lampung ke Provinsi Sulsel

Kunker Wakil Gubernur Lampung ke Provinsi Sulsel

LAMPUNG1.COM, Sulawesi Selatan – Kunjungan kerja (Kunker) Wakil Gubernur Lampung Hi. Bachtiar Basri dalam rangka silaturahmi ke Provinsi Sulawesi Selatan. Didampingi Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Adeham dan beberapa Pejabat Eselon II Provinsi Lampung , Senin (23/5).

Kepala Biro Humas dan Protokol Bayana, menjelaskan kedatangan Wagub Lampung ke Kota Makasar dalam rangka Silaturahmi dan Kunjungan Kerja Pemerintah Provinsi Lampung ke Provinsi Sulawesi Selatan.

Saat Sambutan Wagub Lampung, menyampaikan kunker tersebut selain dapat meningkatkan silaturahmi juga sebagai wahana bertukar informasi sekaligus sumbang saran dan pemikiran, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian dan sektor strategis lainnya di Provinsi Sulawesi Selatan.

IMG_20160523_172100Kita ketahui bersama, lanjut Wagub, Provinsi Sulsel merupakan sentra produksi pangan terbesar di luar pulau jawa, khususnya padi. Dengan realisasi produksi padi tahun 2015 mencapai 5.471.806 ton GKG atau 1,38% terhadap produksi Nasional (nomor 4).

BACA JUGA:  Riza Mirhadi Prihatin Regenerasi KNPI Lampung Gagal

Wagub menambahkan, Produksi padi sawah Sulsel cukup tinggi yaitu mencapai 53,17 ton/hektar, dengan perbedaan pola tanam antar daerah (faktor iklim), sehingga pertanaman dapat dilakukan terus menerus dalam satu tahun.

Implementasi Upsus peningkatan produksi padi yang ditargetkan Provinsi Sulsel tentunya didukung dengan pelaksanaan berbagai program/kegiatan terhadap capaian produksi.

“Maksud kunjungan kami adalah mengharapkan kiranya beberapa aspek keberhasilan peningkatan produksi padi dapat diaplikasikan di Provinsi Lampung” ujar Wagub, diantaranya.

– Kebijakan Daerah dalam mendukung Upsus peningkatan produksi padi baik dalam rangka regulasi maupun dukungan APBD Provinsi/Kabupaten/Kota.

– Pola Gerakan terpadu dan sinergitas yang ditetapkan dalam pelaksanaan program/kegiatan Upsus, khususnya dalam aspek pengairan, pupuk bersubsidi, penerapan teknologi, penyuluhan serta pemasarannya.

“Untuk memotret keberhasilan/program tersebut, Kami bermaksud untuk mengunjungi salah satu lokasi Upsus di wilayah Kabupaten Maros” kata Bachtiar.

BACA JUGA:  Hadiri Apkasi Expo, Bupati Agung Berharap Banyak Investor Tertarik Ke Lampung Utara

– Informasikan mengenai pelaksanaan Satgas Terpadu Serapan Gabah/ Beras Petani (Sergap) di Provinsi Sulsel, termasuk permasalahan dan kendalanya.

“Hal ini sangat kami perlukan, karena Provinsi Lampung masih dihadapkan pada permasalahan system ijon, tebas di sawah, harga diatas HPP, terbatasnya SDM, sarana dan gudang Bulog.

Wagub Berharap, di kesempatan baik ini agar menjadi langkah awal dalam mempererat kerjasama untuk kemajuan daerah masing-masing.

“Saya juga berharap melalui kunjungan kerja ini dapat terjadi tukar menukar informasi dan pengalaman, sehingga terjadi “feed back” dalam memberikan manfaat bagi pembangunan secara keseluruhan” harapnya.

Dihadapan pejabat Pemerintah Provinsi Sulsel, Wagub Lampung juga mempresentasasikan sejumlah destinasi Wisata Lampung.

IMG_20160523_172117Ditambahkan Kabag Humas Provinsi Lampung Heriansyah, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Hi. Agus Arifin Nu’Mang saat menyambut rombongan Pemprov Lampung, menyampaikan Sulsel sebagai Centre Point Of Indonesia memiliki letak geografis yang strategis berada pada jalur lintasan perhubungan laut dan udara, menjadikan Sulsel sebagai pusat pelayanan, interkoneksitas dan simpul jejaring bagi perkembangan ekonomi di Indonesia. Sulawesi Selatan juga memiliki Sumberdaya alam yang beragam dan spesifik dengan berbagai produk unggulan memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti padi, jagung, kakao, udang, rumput laut dan ternak sapi.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Lamsel Bertekad Wujudkan Rasa Aman Untuk Warga

Potensi-potensi tersebut memiliki prospek bisnis, sehingga menjadi program strategis dan prioritas sektor pertanian dan perikanan untuk mendorong percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Sulsel.

Produk unggulan Sulsel tahun 2015 yakni padi 6,4 juta ton, secara Nasional surplus sebesar 2,1 juta ton. Jagung sebesar 1,5 juta ton, kakao 140, 317 juta ton dan populasi sapi mencapai 1,3 juta ekor. (Red)

About admin

Check Also

Sinergi Tangguh, Satgas TMMD 110 Bojonegoro Kordinasi Pengamanan Dengan Polsek Tambakrejo

LAMPUNG1.COM,Bojonegoro – Anggota Satgas Kodim 0813/Bojonegoro terus melaksanakan giat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke …

7 comments

  1. jngan putus tali silaturahmi ny

  2. kok hasil stady banding baik dprd maupun gubernur atau bupati ngk pernah di ekspus y

  3. kalau wartawan ikut banyak maunya ngurangi biaya kali ya

  4. kok stady banding ngk pernah ajak media ya

  5. stady banding kalau bermanfaat itu bagus untuk kemajuan daerah

  6. mudah2an hasil stadi banding bs di terapkan di lampung

  7. teruskan perjuangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *