Senin , Mei 16 2022
Home / Ekonomi / Pasar Pringsewu Kebakaran, Pedagang Rugi Ratusan Juta

Pasar Pringsewu Kebakaran, Pedagang Rugi Ratusan Juta

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Akibat musibah kebakaran yang terjadi tadi malam, puluhan pedagang, khususnya yang memiliki kios di lantai 2 Pasar Pringsewu Lampung, diduga mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Menurut keterangan Setiawan, salah seorang saksi mata, di sekitar lokasi kejadian, api mulai tampak di toko atau ruko yang ada di lantai 2, sekitar pukul 20.45 wib, dan kobaran api sangat cepat membesar, sehingga banyak pedagang, yang tidak sempat menyelamatkan barang dagangan mereka.

BACA JUGA:  Jalan Usaha Tani Kini Nampak Nyata

Beberapa warga di sekitar lokasi kejadian menjelaskan, bahwa rata-rata kios atau toko dilantai 2 tersebut, menjual pakaian dan sepatu, atau dagangan berbahan dasar kain, sehingga semakin mempercepat berkobarnya api.

Sementara mobil pemadam kebakaran juga kesulitan memadamkan api, karena saat tiba di lokasi kejadian, kobaran api sudah melalap hampir seluruh bagian ruko yang ada di lantai 2 pasar Pringsewu Lampung.

Hingga saat ini, penyebab pasti kejadian kebakaran tersebut, masih dalam upaya penyelidikan pihak terkait, tetapi di duga kerugian akibat musibah ini, mencapai ratusan juta rupiah. (Eko Arif)

Baca Artikel Menarik di LV

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Ini Dia Para Juara Tournament Catur, Pada HUT Ke-6 Media LAMPUNG1.COM

LAMPUNG1.COM, Tournament Catur tingkat Provinsi Lampung, yang digelar pada Minggu (15/5), oleh media pemberitaan online …

10 comments

  1. Sabar dan semangat…

  2. sabar yaa.. semua ini cobaan

  3. musibah yang tak terduga

  4. hati hati dengan puntung rokok

  5. kasian para pedagang ya tempatnya kebakaran

  6. terbakar pasar buat kerjaan baru pemkab pringsewu

  7. wah ….proyek baru ni pringsewu pasar pringsewu kebakaran

  8. smg korban kebakaran prengsewu tabah aj

  9. Waduh kasian amat y

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.