Sabtu , September 18 2021
Home / Hukum Kriminal / Polres Lamsel Ungkap Gudang Pembuatan Pil Ekstasi

Polres Lamsel Ungkap Gudang Pembuatan Pil Ekstasi

LAMPUNG1.COM, Lampung Selatan – Satuan Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Lampung Selatan berhasil mengungkap keberadaan gudang tempat pembuatan Pil Ekstasi yang berada di Dusun Tanjung Sari, Kecamatan Natar pada Kamis 12 mei 2016.

Selain mengungkap tempat peracikan barang haram itu, Polisi juga berhasil mengamankan dua tersangka GT (29) dan P (24), keduanya adalah warga setempat.

Menurut Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Lamsel AKP. Syahrial didampingi Kapolres AKBP Adi Ferdian Saputra, kedua tersangka berhasil diamankan petugas dilokasi pabrik penggilingan padi yang terletak di Dusun Tanjung Sari Natar, dari lokasi itu juga pihaknya mendapati barang bukti berupa seperangkat alat cetak Pil Ekstasi yang terbuat dari besi bulat dengan batangan klep.

BACA JUGA:  Brigif-3 Marinir Sembelih Sapi Qurban Dari Dankormar

“Dalam penggerebekan yang kami lakukan, ada beberapa barang bukti yang berhasil kita amankan, seperti seperangkat alat pencampuran berupa tabung dan botol kaca, serta 14 butir Pil Ekstasi, 3 bungkus bubuk ekstasi, 2 pucuk senjata api rakitan jenis revolper dengan empat butir peluru aktif serta 2 butir peluru karet” ujar Syarial saat menggelar Press Release diruang kerjanya, Senin (19/5).

Kasat Narkoba Polres Lamsel itu mengatakan, modus operasi yang dilakukan para tersangka dengan cara menaruh seperangkat alat untuk mencampur dan mencetak narkotika golongan 1 jenis ekstasi dipabrik penggilingan padi yang berada dibelakang rumah tersangka. Dari keterangan para tersangka, mereka mampu memproduksi narkoba jenis pil itu sebanyak 100 butir perbulan.

BACA JUGA:  Danrem 082/CPYJ : Masyarakat Dan Pemdes Optimalkan Hasil TMMD Tambakrejo Bojonegoro

“Dari hasil penangkapan ini jajaran Polres Lamsel dapat menyelamatkan 2400 orang dengan asumsi dalam 100 butir yang dihasilkan perbulan, jika 1 butirnya dipergunakan untuk 2 orang. Para tersangka terancaman pasal 113 ayat 32 UU RI No. 35 tahun 2009, dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup, atau 20 tahun dan paling rendah 5 tahun penjara” jelas Syahrial. (Pranata)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Rapat Paripurna DPRD Pringsewu Sahkan Enam Ranperda

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Enam Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Pringsewu disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Pada …

9 comments

  1. di hukum yang sepantes nyaaa itu pak polisi

  2. waduh bahaya pak polisi

  3. hukum mati pelakunya, pak polisi

  4. Mantab pa Plisi. Beri hukuman setinggi tingginya untuk pengrusak anak bangsa

  5. Trmksih pak polisi yg tlh menyelamatkan rakyat lampung dg terungkapnya pabrik brg haram d natar

  6. Brantas abs peredaran narkoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *