Minggu , Oktober 24 2021
Home / News Lampung1 / Prajurit Batalyon Infanteri-7 Marinir Saling Tembak

Prajurit Batalyon Infanteri-7 Marinir Saling Tembak

Prajurit Batalyon Infanteri-7 Marinir Saling Tembak

Prajurit Batalyon Infanteri-7 Marinir Saling Tembak

Dikirim oleh Redaksi pada 1 Mei 2016

lampung1.com, Pesawaran – Telah terjadi pertempuran sengit saling tembak prajurit Batalyon Infanteri (Yonif)-7 Marinir Piabung, mereka menunjukkan kemampuan menghalau musuh dalam Perlombaan menembak Airsoft Gun, salah satu rangkaian kegiatan menyemarakan HUT Yonif-7 Brigif-3 Piabung Lampung, di pantai Marines Eco Park, Minggu (1/5).

BACA JUGA:  Mayarakat Menilai Satgas TMMD 110 Putussibau Sepenuh Hati Memajukan Desa

Perlombaan menembak Airsoft Gun yang diikuti oleh Softguner korps marinir Yonif-7 dan ikuti peserta umum dari luar Lampung yaitu Palembang dan Banten.

Peserta lomba tangkai “3 On 3” terdiri 3 orang dalam satu regu, selain memperebutkan piala Danyonif, para peserta juga merebutkan uang tunai serta piagam penghargaan.

Terlihat peserta antusias mengikuti perlombaan, dengan menjunjung tinggi sportifitas, melatih diri dalam bertempur yang memerlukan teknik dan kedisiplinan.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kualitas Pendidikan, SMK Trisakti Terus Buat Terobosan

Letkol. (Mar) Profs Dhegratmen Syah Akbara Danyonif-7 saat diwawancarai lampung1.com, menjelaskan kegiatan merupakan silaturrohmi antar anggota dan masyarakat Lampung, khususnya dilingkungan Batalyon.

Orang nomor satu di Yonif-7 ini menambahkan, selain pembinaan dan penerapan peraturan sesuai dengan ketentuan terhadap prajurit, pihaknya selalu berusaha hadir dan menyatu dengan rakyat baik melalui gotong-royong ataupun pengajian yang di adakan di tengah-tengah masyarakat.

Kholil salah satu peserta lomba merasa dirinya puas dengan diadakanya lomba, selain olahraga juga menambah wawasan serta ketrampilan khususnya menembak dengan menggunakan senjata Airsoft Gun.

BACA JUGA:  31 RTLH Ditargetkan Rampung Diperbaiki Pada Akhir Oktober Ini

Ia berharap agar kegiatan semacam ini bisa di adakan secara rutin, karena tidak menuntup kemungkinan bila negara kita berperang masyarakan akan ikut andil dan sudah ada pemahaman dalam menggunakan senjata sungguhan. (Sandi)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Tak Rela Kehilangan Bansos, Warga Serbu Gerai Vaksin Hingga Mengular Panjang

Lampung1.Com Way Kanan — Dengan keluarnya salinan peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2021 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *