Rabu , Oktober 20 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Selatan / Zainudin: Penyerapan APBD Lamsel Rendah, Karena Masa Transisi

Zainudin: Penyerapan APBD Lamsel Rendah, Karena Masa Transisi

LAMPUNG1.COM, Lampung Selatan – Penyerapan Anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2016 kabupaten Lampung Selatan di akui Bupati Lamsel Hi. Zainudin Hasan masih rendah. Rendahnya penyerapan anggaran itu, kata dia karena saat ini Pemerintah Kabupaten setempat sedang dalam masa transisi (peralihan/ red).

Bupati Lamsel tidak ingin gegabah dalam penggunaan APBD tahun 2016 ini, ia tidak ingin anggaran tersebut habis begitu saja, tapi mesti ada kontrol.
“Jika APBD dihabiskan begitu saja tanpa adanya kontrol, dikhawatirkan akan terjadi kebobolan anggaran yang akhirnya dalam penggunaannya tidak tepat guna dan tepat sasaran” Kata Zainudin, kepada awak media usai melaksanakan sholat zuhur di Masjid Agung Kalianda, Senin( 23/5).

BACA JUGA:  Ribuan Umat Kristiani Laksanakan Kegiatan Misa Paskah Kamis Putih

Zainudin menepis, kalau dalam pelaksanaan APBD tahun 2016 ada masalah sehingga sampai saat ini belum dilaksanakan. “Bukan ada masalah, hanya masih dalam masa transisi saja. Mudah-mudahan bulan depan (Juni), semua kegiatan sudah bisa berjalan, dan penyerapan APBD akan langsung meningkat. Saya menginginkan semua pekerjaan proyek di daerah ini (Lamsel), dikerjakan oleh orang Lampung atau orang daerah. Sebab di daerah ini banyak pengusaha yang mampu mengerjakan proyek dengan sempurna, untuk apa harus menggunakan orang dari luar daerah” terangnya.

Zainudin menilai, perencanaan pembangunan dari masing-masing dinas instansi di Lamsel masih lamban, bahkan belum adanya kesiapan dari awal. Maka dari itu, lanjutnya, penyerapan APBD ditahun 2016 hingga saat ini masih minim.

BACA JUGA:  Diakui, Andil Tim Dinas Kesehatan Untuk Satgas TMMD

“Kalau saya menilai, yang menghambat perencanaan pembangunan di Lamsel adalah sistemnya. Contohnya saja dalam hal pembangunan taman di lingkungan Masjid Agung Kalianda ini, apa sih susahnya kok harus lama-lama menunggu desain gambar?. Padahal, tanpa harus menggunakan gambar pun sebenarnya bisa jadi. Tapi itu tadi, ini semua dikarenakan sudah mengikuti aturan dan sistem yang diterapkan” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (PLT-BPKAD) Lamsel Edy Firnandi, menjelaskan bahwa penyerapan APBD tahun 2016 saat ini sudah mencapai 34,06 persen.

BACA JUGA:  Hi.Samsul Hadi Konfrensi Pers Bersama Insan Pers Tanggamus Diakhir Masa Jabatan

“Sebenarnya sih sekarang ini penyerapannya sudah bertambah, jika dibandingkan dari beberapa waktu lalu,” ujarnya singkat.

Dilain pihak, Asisten Bidang Administrasi Umum (Adum) Setkab Lampung Selatan Yusri mengatakan, untuk anggaran pembangunan terutama fisik memang belum seluruhnya ditenderkan. Namun, untuk kegiatan di tiap-tiap dinas/instansi, itu tergantung dari Satuan Kerja dan Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing.

“Kalau dalam tiga hari sudah dilakukan pengajuan ke keuangan, maka anggaran kegiatan sudah bisa dicairkan. Jadi, untuk program kegiatan itu memang tergantung dari masing-masing SKPD dalam mengajukan anggaran ke bagian keuangan,” katanya. (Pranata)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Wirahadikusuma Kunjungi PWI Pringsewu

LAMPUNG1.COM, Pringsewu- Wirahadikusuma memastikan dirinya untuk maju menjadi calon ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung …

5 comments

  1. cari satker nya yang peduli rakyat

  2. pejabatnya hanya menang gaya tp ngk bisa kerja

  3. cari kepala satker yg pinter demi rakyat lamsel agar lebih maju

  4. satker yg ngk bs terjemahkan visi dan misi bupati di copot aj pak,biar lamsel maju

  5. ganti aja pak satker yg kerja nya lamban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *