Sabtu , September 25 2021
Home / Hukum Kriminal / Asisten 1 Angkat Bicara Terkait Stok Obat RSUD Ryacudu

Asisten 1 Angkat Bicara Terkait Stok Obat RSUD Ryacudu

LAMPUNG1.COM, Lampung Utara – Habisnya stok obat dari perusahaan penyuplai obat yang telah melakukan kontrak kerja sama (MOU) dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) HM Ryacudu Kotabumi Lampung Utara dinilai telah melakukan wanprestasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Lampung Utara, Yuzar, mengatakan sampai habisnya stok obat di RSUD Ryacudu Kotabumi itu ditenggarai karena habisnya stok obat dari perusahaan penyuplai obat yang telah melakukan kontrak kerja sama (MoU) dengan pihak rumah sakit.

BACA JUGA:  Danyonif-7 Marinir Pimpin Apel Organik Prajurit Angga Raksa Jaladhi Brani

“Apapun alasannya ketika perusahaan tidak mampu menyediakan obat-obatan sesuai kontrak yang disepakati maka perusahaan itu melakukan wanprestasi,” kata Yuzar, di ruang kerjanya, Kamis (23/6).

Menurut Yuzar, meski RSUD tidak dibawah Dinkes dan sifatnya sebatas koordinasi akan tetapi ketika terjadi kehabisan stok obat di RSUD maka akan berdampak pada pelayanan kesehatan masyarakat.

“Seharusnya ini bisa diantisipasi, dengan melakukan stokopname disetiap bulannya. Ketika perusahaan penyuplai obat-obatan tidak mampu menyediakan sesuai kontrak, maka dapat dituntut dan dialihkan ke perusahaan lain,” ujar Yuzar yang juga menjabat sebagai Asisten I Pemkab Lampung Utara ini.

BACA JUGA:  Ini Yang Dilakukan Kodim 0209/ LB Peringati HUT TNI ke-75

“Sebagaimana yang dilakukan oleh puskesmas-puskesmas yang ada. Mereka selalu melakukan stokomname setiap bulannya dengan mendata obat-obatan yang tipis persediaannya lalu mengajukan kembali” lanjut dia. (Faisol)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Fauzi Tutup Pelatihan Keterampilan Membatik Bagi Penyandang Disabilitas

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Setelah dilaksanakan selama lima hari sejak 20 September lalu, kegiatan Pelatihan Keterampilan …

5 comments

  1. wahh kok bisa gitu

  2. sekarang ini tindakan yg penting krn nyangkut nyawa pak

  3. kok bisa kehabisan obat ya….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *