Kamis , Juli 29 2021
Home / Hukum Kriminal / Di Amuk Massa, Tersangka Begal, Kritis di Rumah Sakit.

Di Amuk Massa, Tersangka Begal, Kritis di Rumah Sakit.

LAMPUNG1.COM, Lagi-lagi 1 dari 2 tersangka pembegalan sepeda motor, babak belur di hajar puluhan massa, Rabu sore (15/6), saat nekat beraksi di wilayah hukum Polsek Batanghari Nuban, Lampung Timur, dan harus di larikan ke rumah sakit, karena mengalami luka berat di sekujur tubuhnya.

Kapolsek Batanghari Nuban, AKP Asril SPd, mengungkapkan kejadian berawal saat korban yang bernama Ninda Dwi Yuliasari, yang mengendarai sepeda motor merk Honda Beat, bersama rekannya, melintas di jalan raya Desa Kedaton, Kecamatan Batanghari Nuban.

BACA JUGA:  Semangat Gotong – Royong di Tebluru Tumbuhkan Kemanunggalan Antara TNI Dan Rakyat

Tiba-tiba dari belakang muncul 2 orang tersangka, yang menendang sepeda motor, dan memukul tangan korban hingga terjatuh, dan menodongnya dengan senjata api, sambil merebut sepeda motor dari tangan korban.

Setelah para tersangka membawa kabur motornya, korban berteriak meminta pertolongan warga, dan melakukan pengejaran bersama-sama, hingga memasuki Desa Cempaka, Kecamatan Batanghari Nuban.

“Karna tahu di kejar massa, salah satu tersangka yang mengendarai sepeda motor korban ketakutan, dan sempat membuang senjata api, sebelum meninggalkan sepeda motor korban, kemudian melarikan diri”, Jelas Kapolsek Batanghari Nuban.

BACA JUGA:  Terdampar oleh Letusan Krakatau, Pemprov Bantu Tim Pencari Kapal Eropa

Warga yang mengetahui tersangka masih berusaha melarikan diri, terus melakukan pengejaran, hingga ahirnya tertangkap, dan sempat terjadi aksi massa, sebelum polisi mengamankan dan membawa tersangka ke rumah sakit.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Batanghari Nuban, Brigpol Dedi Kurniawan, menegaskan, tersangka yang berhasil di bekuk, berinisial NOP (20) warga Gunung Sugih, Lampung Tengah, yang hingga saat ini, masih kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit. (Eko Arif)

Baca Artikel Menarik di LV

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

BPNT di Kecamatan Padang Ratu Diduga Dimonopoli

LAMPUNG1.COM, Lampung Tengah – Pencairan bantuan pangan non tunai (BPNT) bagi warga kurang mampu di …

2 comments

  1. Di bulan suci berbuatlah kebaikan, bukan kejahatan, itulah balasannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *