Selasa , Februari 23 2021
Home / Ekonomi / Diskoprindag Sidak Pasar Tradisional Temukan Kemasan Rusak

Diskoprindag Sidak Pasar Tradisional Temukan Kemasan Rusak

LAMPUNG1.COM, Lampung Utara – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) melalui Diskoperindag dan Satpol-PP bersama Unit Krimsus Polres Lampura melakukan sidak di beberapa pasar tradisional. Dalam sidak tersebut ditemukan makanan kemasan dalam kondisi rusak.

Saat sidak di pasar Desa Semuliraya, Abungsemuli petugas menemukan beberapa barang dagangan dengan kondisi sudah tidak layak dan telah kadaluarsa.

“Seperti pada kaleng sarden ditemukan sudah berkarat. Kecap kecil merek ABC, botol kecil, tepat habis masa edarnya pada hari ini Rabu 15 Juni 2016. Sarden merek Abc dan ACC sarden, kaleng sudah berkarat” terang Rusli, staf di bagian Perdagangan, Diskoperindag, Lampura.

BACA JUGA:  Serda Akhmad Jahir : "Mencuci Bukan Pekerjaan Baru dalam Bertugas"

Dikatakannya, Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan Usaha Kegiatan Menengah (Diskoprindag) Lampura, bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja, dan Unit Krimsus Polres setempat menggelar sidak dibeberapa pasar tradisional hari ini, Rabu (15/6).

Sidak digelar di pasar-pasar tradisional, seperti di Desa Semuliraya, Kecamatan Abungsemuli, dan beberapa minimarket di daerah Simpangpropau, Kecamatan Abung Selatan, dan di pasar Desa Candimas, Abung Selatan.

“Dan di pasar tradisional di Simpangpropau, Abung Selatan tidak di Sidak karena sudah dilakukan pemantau oleh Wakil Bupati Sri Widodo, beberapa hari lalu” ujarnya.

BACA JUGA:  105 CPNS 2019 Akan Menerima SK Pengangkatan PNS Besok

Selain menemukan kerusakan pada makanan kemasan petugas juga menemukan makanan ringan jenis wafer telah kedaluwarsa selama dua bulan terakhir.

“Makanan-makanan itu sudah kita data, dan kita juga sudah menyarankan kepada penjual untuk menariknya. Karena kami tidak ada kewenangan untuk menarik makanan dan minuman yang dijual dari pedagang” lanjut Rusli.

Dalam giat pemantauan barang dagangan untuk dikonsumsi lanjut dia, pihaknya hanya melakukan pembinaan terhadap pedagang, agar hal tersebut tidak diulangi. Karena barang yang kedaluwarsa ataupun kemasan yang rusak akan menimbulkan kerugian di konsumen.

BACA JUGA:  Pekon Bedudu Sukses Ikuti Lomba Pekon Mewakili Pekon Sekecamatan Belalau

“Kegiatan ini dalam rangka memberikan keamanan dan kenyamanan bagi konsumen dalam menjalankan ibadah puasa sampai hari raya Idul fitri” pungkasnya. (Faisol)

About admin

Check Also

Lantik Dendi-Marzuki, Pemkab Pesawaran Siap Gelar Virtual

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Jalan Mulus hasil kemenangan terpilih Pilkada serentak tahun 2020 lalu, Dendi-Marzuki dilantik dengan cara …

4 comments

  1. Pedagang jangan cuma cari untung doang dong.

  2. harusnya pemeriksaan rutin dilakukan jangan hanya waktu menjelang puasa dan ramadhan aj pak

  3. bahaya ni para pedagang ngk mikirin nasip konsumennya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *