Sabtu , September 18 2021
Home / Nasional / Efisiensi Anggaran, Kemendikbud Pangkas 6.5 T

Efisiensi Anggaran, Kemendikbud Pangkas 6.5 T

Lampung1.com. Jakarta. Kemendikbud—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pangkas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN) sejumlah 6,5 triliun menjadi 42,6 triliun.

“Kita memangkas 6.5 T, jadi alokasi anggaran Kemendikbud menjadi Rp 42 T, dan ini memang dilakukan karena adanya pengurangan anggaran Kementerian,” jelas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan, pada Rapat Kerja Badan Anggaran, di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Senayan, Jakarta, Senin (6/6/2016).

BACA JUGA:  Persiapan Matang, Kodim 1011 Kapuas Tak Akan Kekurangan Material Bangunan

Jumlah penghematan terdiri dari Rp 3.633 miliar untuk efisiensi belanja operasional, dan Rp 2.890, 9 miliar efisiensi belanja lainnya.

Dijelaskan Menteri Anies, sumber pengurangan berasal dari kegiatan yang bersifat pendukung. “Semua program prioritas kita aman, rehab, dan pembangunan kelas baru. Program yang banyak digeser adalah kegiatan-kegiatan yang sifatnya pendukung,” jelas Menteri Anies.

Untuk perjalanan dinas (perjadin), Menteri Anies mengungkapkan akan tetap mempertahankannya karena melekat dengan program-program Kemendikbud.

BACA JUGA:  Ungkapan yang ditulis sangatlah membekas. Inilah pesan Mudlikah pada Program TMMD

“Ini yang berbeda di kementerian lain ada anggaran perjalanan dinas tapi kalau di Kemendikbud itu, anggaran perjalanan dinas itu menempel dengan program,” ujarnya.

Dia mencontohkan, ketika ingin melatih guru, Kemendikbud harus ‘menerbangkan’ para guru. Selain itu, penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional, ada sekitar 2500 siswa berlomba, yang dimasukkan perjadin. “Jadi, biaya perjadin itu bagian dari program,” ujarnya. (red)

Sumber : Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Baca Artikel Menarik di LV

About Fatih Samudera

Check Also

Dukung RI Jadi Pusat Vaksin Global, Puan: Transfer Teknologi Bisa Menguntungkan

LAMPUNG1.COM – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah pemerintah melobi WHO untuk menjadikan Indonesia …

3 comments

  1. di bandar lampung ada sekolah yang dipangkas

  2. yang penting dana buat siswa miskin dan bos jangan di pangkas pak.. kasian masyarakat miskin nanti gak bisa sekolah

  3. Hemat hemat pak. masih banyak yang harus dibagi buat rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *