Rabu , Juli 28 2021
Home / Ekonomi / BPOM Temukan Bakso Formalin

BPOM Temukan Bakso Formalin

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Didampingi staf ahli Bupati, Kadis Pasar, Kabag Perekonomian, Kepala Kantor Ketahanan Pangan, Badan POM Provinsi lampung. Wakil Bupati Pesawaran Eriawan, SH meninjau pasar yang berada di Kecamatan Gedong Tataan, Kamis (2/6).

Sidak tersebut bertujuan untuk meninjau langsung harga bahan pokok/kebutuhan menjelang Ramadhan tahun 1437 Hijriah, 2016 Masehi.

Dalam sidaknya, Wabup beserta rombongan menyempatkan untuk berbincang dengan beberapa pedagang yang berada di pasar tersebut, seperti pedagang daging sapi, ikan, sayuran, serta beras.

BACA JUGA:  Sempat Melihat Pembuatan Sabun Cair di TMMD Tambakselo

IMG_20160602_114019Juga dilakukan pemeriksaan secara langsung oleh petugas Badan POM Provinsi Lampung, yakni memeriksa daging sapi, ikan dan beberapa makanan serta dagangan lainya guna mengetahui apakah barang dagangan tersebut terdapat kandungan bahan kimia berbahaya seperti Formalin, Boraks dan zat pewarna makanan yang berbahaya bagi kesehatan.

Dari pemeriksaan oleh BPOM, beberapa makanan yang terindikasi mengandung bahan pengawet berbahaya seperti Bakso, buah Anggur, Tahu kuning dan Mi kuning.

BACA JUGA:  Ini yang Dilakukan Pemkab Pesisir Barat Menarik Wisatawan Lokal Maupun Asing

Selanjutnya BPOM diminta menindak lanjuti beberapa barang serta pedagang yang barang daganganya terbukti mengandung bahan kimia berbahaya itu. “Karena ini tanggung jawab Badan POM, ini menyangkut anak-anak kita yang mengkonsumsinya nanti, kan bahaya” ujar Wakil Bupati.

IMG_20160602_113734Eriawan mengatakan, untuk kali ini para pedagang akan diberi teguran, namun bila teguran tersebut tidak juga di indahkan oleh mereka (pedagang), petugas dari BPOM akan memberi sangsi tegas hingga bentuk pidana.

BACA JUGA:  Komisi I DPRD Lampura Kembali Gelar Haering Masalah Tambang Batu

Setelah di pasar Gedong Tataan, sidak dilanjutkan ke Indomart dan Alfamart. Dari sidaknya di dua mini market ternama itu, ditemukan beberapa makanan serta minuman yang telah kadaluarsa. (Tim L1)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

BPNT di Kecamatan Padang Ratu Diduga Dimonopoli

LAMPUNG1.COM, Lampung Tengah – Pencairan bantuan pangan non tunai (BPNT) bagi warga kurang mampu di …

One comment

  1. wah….bahaya y makan kedukaan masyarakat ternyata sudah banyak campuran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *