Rabu , Desember 1 2021
Home / Hukum Kriminal / Hobi Mabuk-Mabukan, 5 Preman Di Bawa Ke Kantor Polisi

Hobi Mabuk-Mabukan, 5 Preman Di Bawa Ke Kantor Polisi

LAMPUNG1.COM, Jajaran Polsek Batanghari Nuban, Lampung Timur, mengamankan 5 orang preman, dan 1 pemilik lapo tuak / minuman keras tradisional, ke Kantor Polisi, karena ulahnya diduga meresahkan warga masyarakat.

Komitmen Kapolres Lampung Timur, AKBP Harseno, untuk memberikan jaminan situasi yang aman dan kondusif, khususnya bagi umat muslim, dalam menjalankan ibadah di bulan suci ramadhan, di wilayah Kabupaten Lampung Timur, di tindaklanjuti serius, oleh jajaran kepolisian di bawahnya.

BACA JUGA:  Satgas TMMD 109 Dan Warga Jatiwarno Belajar Bareng Menanam Empon – Empon

Kapolsek Batanghari Nuban, AKP Asril, SPd, menjelaskan, pada saat menggelar kegiatan patroli malam, menjelang waktu sahur, pada Senin (27/6), jajaran kepolisian di pimpin Kanit Reskrim Brigpol Dedi Kurniawan SH, menerima laporan dari masyarakat, tentang dugaan adanya aksi mabuk-mabukan oleh beberapa preman, yang dinilai sangat meresahkan.

Selanjutnya jajaran kepolisian segera meluncur ke lokasi kejadian, yaitu di Lapo Tuak / miras tradisional, milik Teguh, warga desa Tulung Balak, Kecamatan Batanghari Nuban, Lampung Timur.

BACA JUGA:  Bhakti Sosial Warnai Pembukaan Pra TMMD

Mengetahui ada aparat kepolisian yang datang, beberapa preman yang sedang asyik minum-minuman keras, sempat berusaha melarikan diri, tetapi pemilik lapo tuak, dan 5 orang preman berhasil diamankan, yaitu masing-masing berinisial, AS, DD, RD, GL, dan RO, warga Desa Tulung Balak, yang langsung di bawa ke Mapolsek Batanghari Nuban.

“Dari lokasi kejadian kita juga menyita barang bukti miras jenis tuak sebanyak 10 liter, serta 1 tas yang berisi Jarum, Dinamo, dan Tinta, yang diduga sebagai alat untuk membuat Tato Badan”, terang Kapolsek Batanghari Nuban. (Eko Arif)

Baca Artikel Menarik di LV

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

OJK Tinjau Dua Desa Inklusi di Lampung Selatan

LAMPUNG1.COM, Lampung Selatan – Otoritas Jasa Keuangan melakukan kunjungan ke Desa Inklusi di Kabupaten Lampung …

6 comments

  1. di hukum yang setimpal

  2. mabok mabokkan terus gak ada otak nya

  3. mungkin mereka hilap pak pol

  4. harus di hukum berat punya lapo tuak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PEMBANGUNAN DESA SUKAJAYA LEMPASING