Jumat , Mei 21 2021
Home / Ruwa Jurai / Pesawaran / Putra Daerah Harapkan Dukungan Pemkab Pesawaran

Putra Daerah Harapkan Dukungan Pemkab Pesawaran

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Rizqon Agustia Fahsa sebagai Sutradara film asli putra daerah, yang telah banyak memproduksi film layar lebar perlu mendapatkan acungan jempol dan apresiasi dari Pemerintah.

Sutradara asal Kabupaten Pesawaran itu, kini sedang dalam tahap menyelesaikan film terbarunya yang berjudul “Mustofa” bersama Komunitas Film Indie Pesawaran, dimana dirinya sebagai Sutradara sekaligus penulis skenario dalam film tersebut.

Saat ditemui Lampung1.com, Rizqon mengatakan produksi film “Mustofa” telah selesai dan sedang dalam tahap post produksi, namun ketika proses editing terdapat beberapa scane yang kurang maksimal, sehingga rencananya akan di lakukan retake setelah Idul Fitri.

BACA JUGA:  Kodim 0410/KBL Laksanakan Bedah Rumah Bapak Muhlisin Pada TMMD 109

Sutradara yang telah memproduksi 2 film dokumenter, 2 film pendek, dan 25 episode miniseri itu, mengatakan project film “Mustofa” merupakan project nekat yang tidak didukung oleh tenaga ahli di bidang perfilman layar lebar dan tidak adanya penyandang dana untuk produksi.

Seluruh kru dan pemain dalam film ini belajar secara otodidak. Berbekal keyakinan pada Tuhan, kru film ini terus semangat mewujudkan mimpi, meski harus mengeluarkan dana pribadi hasil patungan.

Rizqon juga menjelaskan, Kru dan pemain yang terlibat dalam film ini merupakan asli orang Lampung, yang kebanyakan berdomisili di Kecamatan Kedondong dan Way Lima, Kabupaten Pesawaran. Sedangkan untuk alat produksi seperti kamera dan komputer editing, dibantu oleh PH dari Jakarta yaitu Warna Pictures.

BACA JUGA:  Pembangunan Jalan yang Dilakukan Satgas TMMD 106 Mendongkrak Perekonomian Warga

Terkait launching film yang berdurasi sekitar 100-110 menit itu, Rizqon mengatakan belum ada rencana yang matang, saat ini tim nya tengah konsentrasi pasca produksi, mempersiapkan materi-materi yang banyak mengangkat kearifan lokal, baik di bidang music scoring maupun lainnya. Ia berharap post produksi film “Mustofa” dapat dilakukan di tempat yang baik, seperti film film Nasional lainnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pesawaran memberikan apresiasi cukup baik, meski begitu menurut Rizqon film ini masih belum maksimal karena banyaknya keterbatasan yang dimiliki. Ia menambahkan, jika timnya diberi kesempatan, mereka akan memaksimalkannya saat post produksi.

BACA JUGA:  Klinik Pratama-36 Kodim Batang Mambangun Kesehatan Masyarakat Pantirejo Satu Bulan

Berbagai film hasil karya Rizqon Agustia Fahsa, dapat dilihat di salah satu channel youtube “Komunitas Film Indie Pesawaran”.
Rizqon dan komunitasnya berharap agar Pemerintah setempat dapat lebih memperhatikan kreatifitas putra putri Pesawaran.

“Harapan kami Pemkab Pesawaran bisa lebih aktif mendukung tumbuhnya kreatifitas di daerah Pesawaran, jangan selalu berhenti di soal dana, dana bukanlah soal utama, paling tidak kami sudah buktikan bahwa produksi film ini bisa dilakukan, bahkan nyaris tanpa dana” pungkas Rizqon. (Eri/Rama)

About admin

Check Also

Pasca Polsek di Bakar Massa, Polda Lampung Mutasi Kapolsek Candipuro

LAMPUNG1.COM, LAMSEL- Buntut Kebakaran Mapolsek Candipuro,  Kapolda Lampung langsung merotasi Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Candipuro, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *