Sabtu , September 25 2021
Home / Hukum Kriminal / Kades di Lampung Utara Jadi Korban Begal

Kades di Lampung Utara Jadi Korban Begal

LAMPUNG1.COM, Lampung Utara – Aparat desa mengatakan bahwa daerah sekitar Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara (Lampura) tidak aman, dan di daerah tersebut kerap terjadi aksi kejahatan seperti pembegalan hingga tindak pencurian.

Pernyataan itu disampaikan salah seorang Kepala Desa yang berada di Kecamatan Abung Timur, saat Kapolres Lampung Utara AKBP Dedi Supriyadi, berkantor di luar, Kamis (16/6).

“Sekarang ini pak begalnya pergi, tapi datang tengah malam dengan melakukan pencurian di rumah warga bahkan saya sendiri sudah menjadi korbannya” kata Taupik.

BACA JUGA:  IKLB Jabar Giat Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Lampung

Pada pertemuan itu, Taupik meminta aparat kepolisian Lampura bisa bekerjasama dengan Polres Lampung Tengah, karena menurut dia, pelaku pencurian dirumahnya telah ditangkap anggota Kepolisian Lamteng.

“Ada saksinya yang pada saat itu mengatakan kalau motor itu ada disalah satu rumah warga, pemilik rumah itulah pelakunya, dan saat ini pelakukanya sudah tertangkap di Lampung Tengah” ujar dia.

Diharapkannya agar aparat kepolisian dapat menggungkap kasus tersebut. Hingga saat ini, menurutnya, kasus kehilangan yang terjadi di Kecamatan Abung Timur dan Abungsurakarta sudah lebih dari 30 motor tapi belum satupun yang terungkap.

BACA JUGA:  PUSLATPURMAR 8 Teluk Ratai Lampung Gelar Turnamen Catur Kelas Nasional

“Kalau boleh meminta saya minta kalau bisa sebelum saya mati kasus ini bisa terungkap” lanjut Taupik.

Mendapat laporan itu, Kapolres Lampung Utara AKBP Dedi Supriyadi, langsung memerintahkan Kasat Reskrim AKP Supriyanto Husen, melakukan penyidikan dan melakukan pengembangan.

“Pak kasat serse segera dapat melakukan tindakan. Dan saya katakan besok atas laporan bapak sudah ada jawabannya” tanggap Kapolres.

Untuk meningkatkan keamanan ditengah-tengah masyarakat Kepolisian Daerah Lampung melalui Polres akan melakukan upaya untuk mengungkap kasus-kasus yang telah dilaporkan masyarakat.

BACA JUGA:  Jalan ke Curug Kedung Lesung, Glempang Banyumas Minta di TMMD Reguler

“Nantinya akan di dirikan pospol lebih kurang 20 setelah berdiri Polsek agar daerah itu aman” ujar Dedi Supriyadi. (Faisol)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Fauzi Tutup Pelatihan Keterampilan Membatik Bagi Penyandang Disabilitas

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Setelah dilaksanakan selama lima hari sejak 20 September lalu, kegiatan Pelatihan Keterampilan …

2 comments

  1. Setuju pak. Bangun pospol yang banyak jadi warga bisa lebih aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *