Senin , Juli 26 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Utara / PAD Lampura Tahun 2017 di Prediksi Menurun

PAD Lampura Tahun 2017 di Prediksi Menurun

LAMPUNG1.COM, Lampung Utara – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Utara pada tahun 2017 diprediksi akan mengalami penurunan, disebabkan banyaknya perubahan perundang-undangan yang sudah dikeluarkan, sehingga beberapa instansi tidak bisa melakukan pungutan atau penggalian PAD lagi.

Hal itu dikatakan Asisten III Pemkab Lampung Utara Efrizal Arsyad, di ruang kerjanya seusai rapat evaluasi penerimaan PAD, Selasa (14/6).

Untuk mengetahui hasil kinerja SKPD, Pemkab Lampura menggelar rapat evaluasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perencanaan target PAD pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2016, serta pembahasan rencana target PAD APBD tahun 2017.

BACA JUGA:  Ungkapan Masyarakat. Inilah tanggungjawab yang kami emban Selama 1 Bulan demi kemajuan Desa Tebluru

Rapat yang dipimpin oleh Asisten III Efrizal Arsyad itu, dimotori oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan dihadiri oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Rapat ini kita laksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lampung Utara Nomor: B/142/19-LU/HK/2016, tentang tim intensifikasi dan ekstensifikasi PAD tahun 2016. Karena hingga bulan Juni 2016 pencapaian PAD kita baru 40-45 persen,” ujar Efrizal Arsyad.

Sementara untuk pencapaian target PAD 100 persen akan terealisasi pada bulan September hingga Otober 2016, bahkan diyakini akan mampu melebihi target sebesar Rp. 85 Miliar, yang bersumber dari 12 instansi Rumah Sakit Daerah (RSD) H.M Ryacudu Kotabumi, Dinas Kesehatan, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKA), Perizinan, Perhubungan, Dinas Pasar, Dinas Tata Kota, Pertanian, Dispora, Pekerjaan Umum (PU) dan Sekretariat Korpri.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Ahmad Minta Gedung Lembaga Adat Melayu Kepri Bernuansa Pariwisata dan Budaya

Untuk intansi penyumbang PAD terbesar sementara ini dari RSUD, Kesehatan dan Dispenda, masing-masing SKPD memiliki teknis tersendiri untuk menggenjot PAD. (Faisol)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Polsek Bandar Negeri Suoh Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 Untuk Disis Kedua Di GSG Pekon Tugu Ratu

LAMPUNG1.COM, Lampung Barat – Pemberian vaksin ini merupakan solusi yang dianggap paling tepat untuk mengurangi …

7 comments

  1. itukan dah berubah dari tidak biasa menjadi biasa,tiap bulan roling pejabat,pad turun,pemborong demo

  2. mana katanya perubahan ug selalu didengungin

  3. buaptinya ngk mampu tingkatkan kesejahtraan warga kalau begitu

  4. pejabat2 itukan balas jasa dan bayar duduk di jabatan itu,kemampuan kerja ngk ada

  5. pejabat yang ada bukan krn kemampuan menjabat,tp yg siap bayar jabatannya

  6. emang pejabat dari luar lampura ngk jaminan lebih baik,apa lagi pejabat yg asal daerah dob

  7. kok bisa y turun pad lu bukankah kabinetnya hebat2 ambil dari luar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *