Kamis , Agustus 5 2021
Home / Hukum Kriminal / Proyek DKP Pesawaran di Duga Tidak Sesuai Bestek

Proyek DKP Pesawaran di Duga Tidak Sesuai Bestek

Proyek DKP Pesawaran di Duga Tidak Sesuai Bestek

Proyek DKP Pesawaran di Duga Tidak Sesuai Bestek

Dikirim oleh Redaksi pada 14 Juni 2016

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Proyek di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pesawaran tahun anggaran 2015 di duga banyak penyelewengan. Dari data yang dihimpun lampung1.com ada tiga pengerjaan proyek yang tidak sesuai ketentuan, diantaranya Pengadaan Balai Benih Ikan (BBI), Pengadaan Pasar Benih Ikan, dan Pengelolaan Pendaratan Ikan.

Proyek yang menelan Anggaran Rp. 2,18 miliar tersebut  disinyalir tidak sesuai bestek dan petunjuk pembangunan serta pengadaannya.  Salah satu pekerjaan yang paling menyedot perhatian adalah pengadaan Pasar Benih Ikan yang dibangun di areal kantor dinas setempat dengan nilai sebesar Rp. 950 juta.

BACA JUGA:  Gubernur Arinal Raih "Indonesia's Best Pandemic Handling" dalam Ajang Tribun Lampung Awards 2021

Seperti pengadaan Balai Benih Ikan (BBI) yang menghabiskan dana sebesar Rp. 767 juta, pekerjaan Pengadaan Pasar Benih Ikan Rp. 950 juta, dan pekerjaan Pengelolaan Pendaratan Ikan Rp. 468 juta, yang keseluruhannya dianggarkan dari APBD Pemkab Pesawaran tahun 2015.

Pekerjaan yang dibangun dengan nilai anggaran yang tidak sedikit itu ternyata secara kasat mata tidak sesuai dengan realisasi pembangunannya. Menurut data, dalam pekerjaan tersebut dibangun tiga kolam untuk benih ikan. Sedangkan diketahui bahwa kolam yang diklaim baru dibangun oleh pihak DKP disekitar kantor dinas tersebut, adalah kolam lama atau kolam yang sudah dibangun berbarengan dengan pembangunan kantor dinas tersebut beberapa tahun lalu.

“Ahh, itu bukan kolam baru mas, itu sudah lama dibangun. Bangunnya barengan sama bangun kantor itu. Jadi kalo katanya baru, itu bohong. Saya tau pembuatan kolam itu” terang warga sekitar yang tak ingin disebut namanya.

BACA JUGA:  Pemprov Lampung Dukung Optimalisasi Konektivitas Logistik Untuk Peningkatkan Daya Saing Produk Unggulan Lampung

Sedangkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pesawaran Sujanto, membenarkan adanya pekerjaan tersebut, namun dirinya membantah adanya penyelewengan dalam proyek itu. Menurutnya, ketiga pekerjaan itu dibangun sesuai dengan bestek dan petunjuk pembangunan dan pengadaannya.

Selain kolam, menurut Sujanto anggaran itu juga digunakan untuk pembuatan sumur bor, musholla, saluran pembuangan air, serta pelebaran rumah.

“Semua pekerjaan itu benar di tahun 2015, dan semua itu pembangunannya terealisasi dan sesuai dengan petunjuk ketentuan pembangunannya. Jadi nggak ada yang nggak dibangun atau fiktif,” ujar Sujanto, saat ditemui dikantornya, Selasa (14/6).

BACA JUGA:  Panas Terik,Semangat Satgas TMMD 110 Putussibau Tunaikan Tugas

Menurutnya, indikasi penyelewengan tiga pekerjaan tersebut tidak benar. Dan hasil pemeriksaan dari tim PHO maupun BPKP terhadap pekerjaan tersebut, tidak ditemukan adanya penyelewengan anggaran atau pembangunan yang fiktif.

“Ini buktinya, tiga kolam yang ada dikantor (DKP) ini kan hasil dari pekerjaan pengadaan Pasar Benih Ikan yang dibangun tahun 2015 lalu. Jadi nggak ada yang nggak dibangun, semua pekerjaan tahun 2015 terealisasi dibangun semua” kilah Kadis KP.

“Kita ini bekerja sesuai dengan aturan mas, jadi kita nggak macem-macem. Kita bekerja sesuai dengan petunjuk, dan aturan” tegas Kadis, seraya menunjukan lokasi kolam yang diklaim dibangun pada tahun 2015 lalu melalui pekerjaan pengadaan Pasar Benih Ikan yang nilainya sebesar Rp. 950 juta. (Tim/L1)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Bahas Covid-19 Masa PPKM, Brigif 4 /BS Marinir dan PWI Pesawaran Perkuat Sinergi

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Brigif 4/BS Marinir Lampung dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran perkuat sinergitas diberbagai …

4 comments

  1. Ssh kt kontrol proyek dkp krn ada pusat,prov dan kab jd warga sering terkecoh

  2. Memng dkp itu org2nya sok bersih

  3. Sikat aj broo kadisnya mati2 ulo

  4. Iyatah sesuai?! Hehe…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *