Sabtu , September 25 2021
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Ratusan Massa Unjuk Rasa di Depan Kantor BBWSMS dan Kejati Lampung

Ratusan Massa Unjuk Rasa di Depan Kantor BBWSMS dan Kejati Lampung

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Ratusan massa yang tergabung dalam Organisasi Pasukan Elit Inti Rakyat (Petir) menggelar unjuk rasa di pintu masuk Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Masuji Sekampung (BBWSMS), di Jalan Gatot Subroto, Pahoman, Geruntang, Bandar Lampung, dan dilanjutkan di depan pintu gerbang Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Dalam orasinya, ratusan massa tersebut menuntut Kejati Lampung untuk mengungkap proyek di Balai Besar Wilayah Sungai Masuji Sekampung yang diduga terdapat penyimpangan.

BACA JUGA:  Danramil 01/Kota Bagikan Masker Kepada Anggota Satgas TMMD Kodim Kudus

Massa menilai banyak proyek di BBWSMS tersebut yang dikerjakan asal-asalan hingga belum setahun sudah hancur kembali, padahal dana yang dikucurkan bernilai puluhan milyar rupiah.

Proyek yang terindikasi korupsi tersebut, yakni proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Bunut Tahun Anggaran 2015 lalu yang menelan dana hingga 58 milyar rupiah, namun kini proyek tersebut telah banyak rusak. Lalu proyek pembuatan Revertment Pantai Canti Tahun Anggaran 2014, dengan pagu 8,4 milyar rupiah, dan proyek pembangunan pengamanan Pantai Kunjir tahun 2014, dengan dana 7,4 milyar rupiah.

BACA JUGA:  Polres Tulang Bawang Siapkan 4 Pos Pada Operasi Ketupat Krakatau 2019

Dengan ditemukan nya indikasi korupsi pada proyek-proyek tersebut, Ormas Petir meminta pihak aparat penegak hukum segera memanggil dan memeriksa oknum yang terlibat dalam proyek tersebut. (Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Pemko Batam Gelar Upacara Memperingati Hari Jadi Ke-19 Provinsi Kepri

LAMPUNG1.COM,Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-19 provinsi …

One comment

  1. awasin lah proyek nya biar gak ada penyimpangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *