Kamis , Februari 25 2021
Home / Hukum Kriminal / TKW Asal Lampung Utara Tewas di Malaysia

TKW Asal Lampung Utara Tewas di Malaysia

TKW Asal Lampung Utara Tewas di Malaysia

TKW Asal Lampung Utara Tewas di Malaysia

Dikirim oleh Redaksi pada 27 Juni 2016

LAMPUNG1.COM, Lampung Utara – Sainah, Tenaga Kerja Wanita Indonesia (TKW) asal Lampung Utara tewas di Malaysia pada 15 Juni 2016 lalu. Warga Desa Sabuk Indah, Kecamatan Abung Kunang, Lampung Utara itu diduga tewas dibunuh oleh Raffi, warga Negara Myanmar yang merupakan suami kedua korban.

BACA JUGA:  Komisi II DPRD Tanggamus Kunjungan Kerja ke Dinas Pertanian, Tanaman, dan Holtikultura

Jenazah korban yang telah dua kali berangkat kerja sebagai TKW ini dimakamkan pihak keluarga di kampung halamannya, di Desa Sabuk Indah, Kecamatan Abung Kunang, Lampung Utara. Sementara putri korban Nur Aisyah berusia 4,5 tahun, masih berada di Malaysia.

Foto0577
Foto korban dan suami

Purwanto, menantu korban mengatakan ibu mertuanya terakhir kali berangkat menjadi TKW pada tahun 2011 lalu. Pihak keluarga mengetahui kematian Saniah dari rekan kerjanya di Malaysia, dan langsung mencari tahu kebenarannya melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lampung Utara.

BACA JUGA:  Samsul Hadi Lantik 30 Pejabat Eselon II-b Pemkab Tanggamus

Sementara itu, Sukamto pelaksana tugas sebagai Kepala Desa Sabuk Indah Kecamatan Abung Kunang, mengatakan pihak keluarga berharap kepada Pemerintah untuk meminta Kepolisian di Raja Malaysia segera menangkap pelaku pembunuhan, serta membawa pulang putri korban yang masih di KBRI Malaysia. (Tim/L1)

About admin

Check Also

Wabup Mad Hasnurin Hadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan

LAMPUNG1.COM, Lampung Barat – Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin hadiri musawarah perencanaan pembangunan …

6 comments

  1. sabar untuk keluarga

  2. saya turut berduka cita semoga keluarga yang ditingalkan bisa tabah, semoga diterima disisi allah swt amin……….

  3. yag sabar ya keluarga yang ditinggalkan

  4. semoga keluarga korban diberikan ketabahan

  5. Berikan hukuman bagi mereka yg melakukan kesalahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *