Minggu , Mei 9 2021
Home / Ekonomi / Bupati Lampung Timur : “Ada Yg Naik, Tapi Ada Juga Yg Turun”

Bupati Lampung Timur : “Ada Yg Naik, Tapi Ada Juga Yg Turun”

LAMPUNG1.COM, Bupati Lampung Timur Chusnunia menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Prioritas dan Pladon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan tahun anggaran 2016 yang di prediksi mengalami peningkatan.

Pendapatan daerah diproyeksikan akan mengalami peningkatan 3,1 persen atau sebesar Rp 63,851 milyar dari sebelumnya Rp2,016 trilyun menjadi Rp 2,80 trilyun. Sedangkan untuk perubahan belanja diperkirakan mengalami peningkatan Rp 52 milyar atau 2,52 persen menjadi Rp 2,117 trilyun dari sebelumnya Rp 2,065 trilyun.

Pada Sidang Paripurna, Selasa (27/6), Bupati Chusnunia menjelaskan Peningkatan tersebut bersumber dari PAD yang mengalami peningkatan Rp. 7,567 milyar atau 8,1 persen dan Pos Dana Perimbangan meningkat sebesar Rp 333,745 milyar atau 24,96 persen, sedangkan pos lain-lain pendapatan daerah yang sah mengalami penurunan 50,35 persen atau Rp 283,462 milyar.

BACA JUGA:  DPD RI Sambut Kunjungan SMSI Lampung

Untuk Sumber PAD dari proyeksi peningkatan sektor retribusi daerah sebesar Rp 2,559 milyar, sektor hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 27,191 milyar dan Sektor lain-lain PAD yang sah sebesar Rp 8,436 milyar.

“Sektor Pajak Daerah mengalami penurunan Rp 3,454 milyar yang bersumber dari penurunan proyeksi Pajak Mineral bukan logam dan batuan”, terangnya.

Sedangkan dana perimbangan, peningkatan berasal dari DAK yang diproyeksikan meningkat Rp 385,719 milyar yang bersumber dari pergeseran rekening dana penyesuaian guru menjadi DAK non fisik dan tambahan DAK fisik melalui APBN P.

BACA JUGA:  Semangati Warga, Forkopimcam Tinjau Lokasi TMMD

Selain itu bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak di proyeksi mengalami penurunan Rp 45,974 milyar atau 44,29 persen akibat penurunan bagi hasil minyak bumi.

“Pos lain-lain PAD yang sah mengalami penurunan akibat pergeseran rekening dana penyesuaian guru menjadi DAK non fiisk, sedangkan Pendapatan hibah diperkirakan mengalami peningkatan Rp 446,93 milyar”, kata Chusnunia.

Pendapatan, belanja daerah juga meningkat dari Rp 52 milyar atau 2,52 persen menjadi Rp 2,117 trilyun dari sebelumnya Rp 2,065 trilyun, Peningkatan belanja tidak langsung diproyeksikan untuk belanja tidak langsung yang semula Rp 1,288 Trilyun menjadi Rp 1,325 Trilyun atau meningkat 2,8 persen.

BACA JUGA:  Warga Sidomulyo Lamsel Inginkan Gubernur Baru

Peningkatan belanja tidak langsung dialokasikan untuk belanja pegawai, belanja bantuan keuangan kepada provinsi/kabupaten/kota, pemerintahan desa dan parpol serta belanja tidak terduga, Sedangkan belanja langsung dari Rp 777,514 milyar menjadi Rp 702,482 milyar meningkat Rp 14,968 milyar.

“Peningkatan belanja langsung bersumber dari tambahan DAK melaluai APBDP 2016, sedangkan penerimaan pembiayaan mengalami penurunan 25,5 persen dari Rp 50 milyar menjadi 37,247 milyar termasuk rasionalisasi pagu anggaran belanja langsung di setiap SKPD”, terang Chusnunia. (Riz)

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Bakti Sosial Kodim Cilacap, Motivasi Warga Untuk Peduli

LAMPUNG1.COM,Cilacap – Kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kodim 0703 Cilacap masih terus berlanjut, yang dilaksanakan pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *