Jumat , Februari 19 2021
Home / Hukum Kriminal / Buronan Pembobol Toko Handphone, Di Bekuk Polisi.

Buronan Pembobol Toko Handphone, Di Bekuk Polisi.

LAMPUNG1.COM, Jajaran Polsek Pasir Sakti, Lampung Timur, berhasil membekuk salah seorang buronan tersangka pembobolan toko, yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), sejak tahun 2015 lalu.

Kapolsek Pasir Sakti, AKP Heriyanto, menjelaskan bahwa buronan tersangka pembobolan toko ini, berinisial AR (20), warga Desa Sumur Kucing, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur.

Berdasarkan data aparat kepolisian, tersangka diduga melakukan aksinya pada bulan November 2015 lalu, di toko milik Indro Jasmito (32), warga Desa Labuhan Ratu, Lampung Timur, dengan cara mendongkel jendela, kemudian masuk kedalam toko.

BACA JUGA:  Ini Dia 6 Catatan LKPJ Bupati Lampung Timur

Dalam aksi kejahatannya ini, tersangka berhasil menggasak 1 unit laptop, 2 pucuk senapan angin, 39 unit handphone, 6 unit power bank, puluhan kartu perdana, serta uang ratusan ribu rupiah, sehingga akibatnya, korban mengalami kerugian sebesar lebih dari 25 juta rupiah.

Upaya penyelidikan yang di lakukan jajaran Polsek Pasir Sakti, di bawah pimpinan Kanit Reskrimnya, Bripka Eki Agustiawan, ahirnya berhasil mengetahui persembunyian tersangka, sekaligus melakukan penangkapan, di sekitar Sungai Way Sekampung, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur, pada Selasa (26/7).

BACA JUGA:  Hj. Septi Istiqlal Serahkan Bantuan Sembako Ke Pengrajin Terdampak Covid-19 di Beberapa Kecamatan

“Tersangka sempat berpindah-pindah tempat persembunyian, namun hari ini, jajaran Polsek Pasir Sakti, berhasil mengetahui, dan sekaligus menangkapnya tanpa perlawanan”, jelas Kapolsek Pasir Sakti. (Ded)

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Hadiri Rakor Bersama Tim Korsupgah KPK, Gubernur Arinal Tegaskan Komitmen Pemprov Lampung dalam Pencegahan Korupsi

LAMPUNG1.COM,BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengahadiri Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi 2021 Wilayah …

One comment

  1. Semoga hal tersebut tidak terjadi lagi…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *