Minggu , Mei 15 2022
Home / Hukum Kriminal / Buronan Pembobol Toko Handphone, Di Bekuk Polisi.

Buronan Pembobol Toko Handphone, Di Bekuk Polisi.

LAMPUNG1.COM, Jajaran Polsek Pasir Sakti, Lampung Timur, berhasil membekuk salah seorang buronan tersangka pembobolan toko, yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), sejak tahun 2015 lalu.

Kapolsek Pasir Sakti, AKP Heriyanto, menjelaskan bahwa buronan tersangka pembobolan toko ini, berinisial AR (20), warga Desa Sumur Kucing, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur.

Berdasarkan data aparat kepolisian, tersangka diduga melakukan aksinya pada bulan November 2015 lalu, di toko milik Indro Jasmito (32), warga Desa Labuhan Ratu, Lampung Timur, dengan cara mendongkel jendela, kemudian masuk kedalam toko.

BACA JUGA:  Habis Makan Nasi Goreng, Seorang Wanita Di Lampung Timur, Meninggal Dunia

Dalam aksi kejahatannya ini, tersangka berhasil menggasak 1 unit laptop, 2 pucuk senapan angin, 39 unit handphone, 6 unit power bank, puluhan kartu perdana, serta uang ratusan ribu rupiah, sehingga akibatnya, korban mengalami kerugian sebesar lebih dari 25 juta rupiah.

Upaya penyelidikan yang di lakukan jajaran Polsek Pasir Sakti, di bawah pimpinan Kanit Reskrimnya, Bripka Eki Agustiawan, ahirnya berhasil mengetahui persembunyian tersangka, sekaligus melakukan penangkapan, di sekitar Sungai Way Sekampung, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur, pada Selasa (26/7).

BACA JUGA:  Urusi Logistik Satgas TMMD, Tentara Blusukan ke Pasar

“Tersangka sempat berpindah-pindah tempat persembunyian, namun hari ini, jajaran Polsek Pasir Sakti, berhasil mengetahui, dan sekaligus menangkapnya tanpa perlawanan”, jelas Kapolsek Pasir Sakti. (Ded)

Baca Artikel Menarik di LV

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Bapemperda DPRD Batam Masih Berupaya Selesaikan Pembahasan Harmonisasi Lanjutan Terhadap Ranperda Perkampungan Tua

Lampung1.com – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Batam masih berupaya menyelesaikan pembahasan harmonisasi …

One comment

  1. Semoga hal tersebut tidak terjadi lagi…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.