Selasa , Februari 23 2021
Home / Hukum Kriminal / Diduga Bunuh Majikan, TKW Asal Pesawaran Terancam Hukuman Mati

Diduga Bunuh Majikan, TKW Asal Pesawaran Terancam Hukuman Mati

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Dadang (52) warga Dusun Pagarbanyu, Desa Padang Ratu, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran, keluhkan nasib anaknya Daryati, yang terancam hukuman mati di Negara tetangga Singapura.

Daryati merupakan Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Lampung sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Negara Singapura yang baru bekerja selama dua bulan, tersandung kasus dugaan pembunuhan terhadap majikannya Seo Kim Chok (59).

Munartik, ibu dari Daryati sambil menangis mengatakan Daryati bekerja di Singapura untuk mencari biaya berobat untuk ayahnya Dadang yang menderita stroke. Dirinya mengaku tidak percaya bahwa anaknya adalah seorang pembunuh, karena menurutnya Daryati merupakan anak yang pendiam dan tidak pernah terlibat keributan dengan sesama teman nya.

BACA JUGA:  Satgas TMMD Pantirejo Benahi Talud, Panen Padi di MT 2 Akan Merata

Namun, Dadang ayah Daryati mengatakan semenjak mendapat kabar tersebut dari berita internet dan keterangan lisan Seponsor Lapangan (SL) Syaifol, pihaknya belum menerima surat resmi baik dari Pemerintah Indonesia maupun Singapura, sedangkan pihak perusahaan yang memberangkatkan Daryati tidak kooperatif saat dihubungi.

Sementara itu, Trihartanto pengelola PT. Sukma Karya Sejati saat di konfirmasi melalui telepon selular beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa Daryati sedang di tes kejiwaan di Rumah Sakit Singapura, jika kesehatan Daryati sudah dinyatakan sehat, maka akan segera dilakukan pemeriksaan oleh Kepolisian Negara setempat.

BACA JUGA:  Walikota Bandar Lampung Tinjau Lokasi Sasaran TMMD Ke 109 Kodim 0410/KBL

Trihartanto juga menjelaskan pihaknya telah mempersiapkan kuasa hukum untuk Daryati, dan nanti akan diminta perwakilan dari keluarga. Dirinya mengatakan Kepolisian Singapura akan datang ke Indonesia dalam wktu dekat, namun belum jelas keperluannya.

Kini, Dadang dan Munartik, hanya bisa pasrah dan berdoa untuk anaknya agar diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan yang menimpanya. (Eri/Arin)

About admin

Check Also

Plh. Lingga Kusuma Gelar Coffe Morning Dengan Forkopimda

LAMPUNG1.COM,PESISIR TENGAH – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), menggelar coffe morning bersama forum komunikasi perangkat …

14 comments

  1. mapas kejam banget

  2. Hukum aja pak polisi seberat” nya

  3. iyaa mungkin ada penyebab nya harus di selidiki dulu

  4. ngk mungkin ngebunuh kali kl ngk ada penyebabnya

  5. ayo dong para pemimpin negeri ini bantu tkw kita yg bermasalah di negara orang,jgn hanya mau devisa aj buat inkam

  6. emang tak seindah yg di bayangkan jd pekerja di negeri orang

  7. kasian amat nasipnya ya..lbh bingung keluarganya kali ya

  8. dah susah2 jadi pembantu di luar negeri,bukan duit yg di dapat malah hukuman mati

  9. cari aj kerjaandi kampung sendirilah dari pada jd tkw di negeri orang

  10. harusnya ini jadi pelajaran bagi tkw yg mau kerja di luar negeri,sudah banyak memakan korban

  11. meskipun banyak peristiwa yg menimpa tkw kita tapi masih pada ngk kapok mau jadi tkw

  12. wah kena lagi dah tkw kita hukuman mati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *