Kamis , Juli 29 2021
Home / Ekonomi / Harga Daging Sapi Meroket, Pengoplos Daging Babi Berkeliaran.

Harga Daging Sapi Meroket, Pengoplos Daging Babi Berkeliaran.

LAMPUNG1.COM, Tingginya permintaan daging sapi, serta melejitnya, harga jual menjelang lebaran ini, ternyata di manfaatkan oleh para pedagang nakal, dengan berusaha mengoplos atau mencampur daging sapi yang di jualnya, dengan daging babi.

Pada beberapa hari menjelang lebaran ini, harga daging sapi, di wilayah kabupaten Lampung Timur, dan Kota Metro, terus meroket, dari harga 115 ribu, kini sudah mencapai 130 hingga 140 ribu rupiah perkilonya.

BACA JUGA:  Monitoring Progres RTLH Aladin, Satgas TMMD Bojonegoro Cek Kondisi Rumah

Warga masyarakat mengeluhkan kondisi ini, dan menagih komitmen Presiden Jokowi, yang sempat memberikan jaminan bahwa harga daging sapi, pada ramadhan, dan lebaran kali ini, tidak akan berada di atas 100 ribu rupiah, perkilonya.

“Mana Janji Jokowi, yang bilang harga daging sapi, tidak akan sampai 100 ribu rupiah perkilonya, ini buktinya harga daging sapi sudah 140 ribu perkilonya”, Jelas Marina, salah satu warga Kota Metro.

BACA JUGA:  Pesen Es Teh, Strategi Komsos Ala Anggota Satgas TMMD Kodim Bojonegoro

Sementara, jajaran kepolisian di Kabupaten Lampung Timur, mengamankan 1 unit mobil minibus jenis APV, yang mengangkut 1,5 kuintal daging babi, pada Senin (4/7) pagi, di seputaran Lapangan Bandar Sribawono, Lampung Timur.

Selain mengamankan 1 unit mobil dan 1,5 kuintal daging babi, polisi juga tengah memeriksa 2 orang yang membawa kendaraan tersebut, yaitu masing-masing berinisial Sur (39) warga Sekampung, Lampung Timur, dan And (31) warga Jagabaya, Bandar Lampung.

BACA JUGA:  Wilker Menahan Burung Poksai Dengan Jumlah Yang Tidak Sesuai Laporan

“Untuk mengetahui motif yang sesungguhnya, terkait daging babi tersebut, saat ini ke-2 orang ini, masih kita periksa di Mapolres Lampung Timur”, Jelas Kasat Reskrim, Iptu Andreas. (Eko Arif)

Baca Artikel Menarik di LV

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

BPNT di Kecamatan Padang Ratu Diduga Dimonopoli

LAMPUNG1.COM, Lampung Tengah – Pencairan bantuan pangan non tunai (BPNT) bagi warga kurang mampu di …

8 comments

  1. waduh tolong lebih di pantau lagi tuhh

  2. kejam amat sii….

  3. uhh gk punya otak emang

  4. daging babi ajah di jual tega niaaan

  5. awas mati nya jadi babi

  6. bukti yang diperlukan….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *