Sabtu , September 18 2021
Home / Hukum Kriminal / Kasat Reskrim Metro : “Helen Bukan Korban Pemerkosaan”.

Kasat Reskrim Metro : “Helen Bukan Korban Pemerkosaan”.

LAMPUNG1.COM, Berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan Tim DVI Polda Lampung, dan Tim Medis RSUD A Yani Kota Metro, diduga Helen (15), pelajar kelas 2 SMP YPI, yang merupakan warga Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, yang ditemukan warga tewas secara mengenaskan, pada Kamis (28/7) lalu, merupakan korban Pembunuhan, tanpa ada unsur Pemerkosaan.

Kasat Reskrim Polres Kota Metro, AKP Yohanes, menerangkan bahwa setelah dilakukan proses otopsi terhadap jasad korban, di RSUD A Yani Kota Metro, pada Sabtu (30/7) malam, tim medis menemukan beberapa fakta, antara lain adalah di temukan kandungan lumpur di saluran pernafasan, yaitu bagian lambung dan paru-paru.

BACA JUGA:  SPIP Lampung Optimis Naik Level Pada 2017

Kemudian terdapat luka robek di beberapa bagian wajah, namun tim medis belum menemukan adanya unsur kekerasan seksual, atau pemerkosaan pada jasad korban, sementara hingga Sabtu (30/7) malam, polisi telah memeriksa 7 orang saksi, baik dari pihak keluarga, maupun teman-teman korban.

“Berdasarkan hasil otopsi Tim DVI Polda Lampung, belum di temukan adanya unsur pemerkosaan pada korban, dan hingga malam ini, penyidik sudah memanggil serta meminta keterangan dari 7 orang saksi, baik dari pihak keluarga, maupun teman-temannya”, tegas AKP Yohanes.

BACA JUGA:  Ratusan Pejabat Lampung Timur, Di Mutasi.

Pihak keluarga yang turut menyaksikan proses otopsi tersebut, menyatakan telah menyerahkan sepenuhkan proses hukum terkait kasus tersebut kepada aparat kepolisian Polres Kota Metro, dan berharap agar pelaku pembunuhan terhadap korban, dapat segera tertangkap, dan mendapat hukuman yang seberat-beratnya. (Ded / Arb)

Baca Artikel Menarik di LV

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Wakapolda Lampung Pantau Vaksinasi Massal COVID-19 Di Lampung Timur

LAMPUNG1.COM, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto, pada Sabtu (18/9), memantau langsung proses pelaksanaan Vaksinasi Massal …

5 comments

  1. cepat di proses pak pol

  2. semoga keluarga yang ditinggalkan di beri ketabahan amin

  3. yang tenang ya helen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *