Kamis , Mei 20 2021
Home / Infrastruktur / Komisi C DPRD Tubaba Merasa Kurang Di Hargai Oleh PT. Benil

Komisi C DPRD Tubaba Merasa Kurang Di Hargai Oleh PT. Benil

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang Barat – Komisi C merasa kurang dihargai oleh pihak perusahaan PT Benil dalam hearing yang juga menghadirkan Dinas Perhubungan, terkait kerusakan jalan Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, akibat angkutan melebihi tonase, Jum’at (29/7).

Hal itu disebabkan pihak perusahaan hanya mengirim utusan yang tidak bisa mengambil keputusan, sehingga tidak bisa memberikan solusi atas keluhan masyarakat dalam hearing tersebut.

Ketua komisi C Paisol, mengatakan DPRD sebagai wakil rakyat memang mengagendakan pemanggilan untuk duduk bersama PT Benil dan Dinas Perhubungan terkait keluhan warga akan kerusakan ruas jalan di Tiyuh Panaragan. Menurutnya masalah ini harus segera diselesaikan, karena akan sangat merugikan masyarakat, mengingat masyarakat baru saja menikmati hasil pembangunan jalan tersebut, namun saat ini kondisi jalan sudah rusak parah akibat kendaraan pengangkut tebu PT Benil yang melebihi tonase.

BACA JUGA:  Satgas TMMD 106 Kodim Malang-Batu Bersama Warga Rehab RTLH Pak Boyani Sejak Matahari Masih Redup

Sedangkan Sekretaris Komisi C DPRD Tubaba Roni , saat di wawancara oleh Lampung1.com mengatakan meski tidak memiliki kewenangan menghentikan armada perusahaan yang membawa muatan tebu melebihi tonase tersebut, namun pihaknya sebagai wakil rakyat berwenang untuk menegur pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan keluhan masyarakat mengenai kerusakan jalan.

Ditempat yang sama Haryanto Kepala Dinas Perhubungan, mengaku pihaknya tidak pernah menerima tembusan ijin dari pihak perusahaan seperti apa yang diutarakan oleh pihak perusahaan. Haryanto mengatakan Dinas Perhubungan telah membuktikan hal tersebut pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB, Dinas Perhubungan menghentikan angkutan muatan berlebih tersebut, dan memastikan bahwa angkutan tersebut memang melebihi tonase meski tidak menggunakan timbangan.

BACA JUGA:  Enam Kepala Desa di Jati Agung Diduga Tarik Miliran Uang Warga Untuk Pembebasan Lahan Register?

Sementara itu, Supriyanto mewakili pihak perusahaan PT benil, dalam rapat gelar pedapat mengatakan sebagai utusan dirinya tidak bisa memberikan keputusan terkait masalah yang dikeluhkan oleh masyarakat tersebut, namun ia berjanji akan menyampaikan hal ini kepada pimpinan. (Taufik/Hamid)

About admin

Check Also

Beraksi Saat Lebaran, 2 Pencuri Di Raman Utara Dibekuk Polisi

LAMPUNG1.COM, Tim Gabungan Kepolisian Polsek Raman Utara, Polres Lampung Timur, Polsek Purbolinggo dan Way Bungur, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *