Senin , Oktober 18 2021
Home / Hukum Kriminal / Polisi Proses Dugaan Kecurangan Tender Proyek di Dinas PU Lampura

Polisi Proses Dugaan Kecurangan Tender Proyek di Dinas PU Lampura

LAMPUNG1.COM, Lampung Utara – Aparat Kepolisian membenarkan adanya laporan rekanan terkait pelelangan paket proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lampung Utara dan sedang dalam proses mekanisme peraturan yang berlaku.

Kapolres Lampung Utara AKBP Dedi Supriyadi melalui Kasat Reskrim AKP Supriyanto Husen, mengatakan pihaknya akan terus melakukan proses hukum pada dugaan kecurangan dalam lelang proyek di Dinas PU setempat sesuai mekanisme yang ada.

BACA JUGA:  Bupati Tulang Bawang Barat Akan Buka Liga Santri Nusantara Region II

Kasat Reskrim AKP Supriyanto Husen juga membenarkan bahwa korban adalah pihak CV SP, yang telah melapor ke Polres dan diterima dibagian SPKT dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) No. 541/B-1/VI/2016/Polda Lampung/SPKT Res LU, pada Rabu 15 Juni 2016 lalu, sekitar pukul 13.00 WIB.

AKP Supriyanto juga menjelaskan dalam laporan tersebut, tempat kejadian adalah di kantor PU Kabupaten Lampung Utara, pada Senin 13 Juni 2016 sekitar pukul 10.00 WIB, dengan kronologis Ketua dan Panitia lelang Dinas PU Kabupaten Lampung Utara diduga melakukan kecurangan terhadap pelelangan di Dinas PU setempat.

BACA JUGA:  Makan Pagi Terakhir Anggota Satgas Di Lokasi TMMD

CV Sarana Pembangunan sebagai penawar harga terendah tidak di undang dalam verifikasi perusahaan, tetapi yang diundang oleh panitia justru CV Kafina Utama, yang harga penawarannya lebih tinggi pada pelelangan paket nomor 582, begitupun pada paket nomor 483 yang justru mengundang VC Tiga Saudara.

Sehingga diduga pihak panitia telah melakukan pelanggaran terhadap Peraturan Presiden (PP) nomor 54 tahun 2010, yang telah di ubah menjadi PP 70 tahun 2012. (Faisol)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Seorang Pemuda Tewas Gantung Diri, Keluarga Tolak Outopsi Jenazah Tegar

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Seorang pemuda (20) tewas gantung diri di belakang rumah korban Desa Karang Anyar, Kecamatan …

4 comments

  1. wah payah maen curangg

  2. hukum aja kalo bersalah

  3. politik namanya juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *