Rabu , Februari 24 2021
Home / Hukum Kriminal / Rekanan Laporkan Panitia Lelang Dinas PU ke Polisi

Rekanan Laporkan Panitia Lelang Dinas PU ke Polisi

LAMPUNG1.COM, Lampung Utara – Direktur CV SP Gundala Putra minta aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kecurangan pelelangan paket proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lampung Utara terhadap dua unit kegiatan senilai Rp. 2,2 miliar dan paket proyek sebesar Rp. 1,5 miliar.

Gundala Putra mengatakan dirinya telah melaporkan tindak kecurangan pelelangan di Dinas PU Lampung Utara sesuai dengan prosedur ke Polres setempat, dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) No. 541/B-1/VI/2016/Polda Lampung/SPKT Res LU, pada Rabu 15 Juni 2016 lalu sekitar pukul 13.00 WIB.

BACA JUGA:  DPRD Batam Gelar Rapat Dengar Pendapat Soal Lokasi Fasos dan Fasum di Perumahan Merlion Square

Gundala juga menjelaskan perusahaan AA dan SP, serta dua perusahaan lain ditetapkan sebagai peserta untuk mengikuti verifikasi pada paket proyek nomor 438 dengan nilai pagu sebesar Rp. 2,2 miliar itu, namun kedua perusahaan itu tidak diberitahukan oleh pihak panitia, begitu juga dengan paket proyek nomor 582 dengan nilai Rp. 1,5 miliar.

Untuk itu, Gundala berharap penegak hukum dapat melakukan proses terhadap kecurangan yang terjadi di Dinas PU Lampung Utara, sesuai dengan Peraturan Presiden (PP) Nomor 54 Tahun 2010, yang telah diubah dengan PP 70 Tahun 2012.

BACA JUGA:  Ratusan Vespa Keliling Bandar Lampung Peringati 72 Tahun "Road to Vespa Word Day"

Perkembangan terakhir, saat ini pihak panitia telah diberikan surat panggilan oleh Polres setempat. (Faisol)

About admin

Check Also

TMMD 110 Tambakrejo, TNI Gotong Royong Bangun Jalan Poros Desa Bersama warga

LAMPUNG1.COM, BOJONEGORO – Anggota TMMD ke- 110 Kodim 0813 Bojonegoro di Kecamatan Tambakrejo turut membantu …

5 comments

  1. hahah… jujur itu bagus

  2. sekarang dah jaman perubahan jd harus berubah juga aturan kalau mau dapet borongan tergantung storannya

  3. giliran ngk dapet proyek ribut lapor polisi,giliran dapat asal2an pemborongnya kerja

  4. percuma lapor juga pak ngak mungkin di tindak lanjuti oleh polisi,maupun kejaksaan kan dah ada kesepakatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *