Kamis , Februari 25 2021
Home / Hukum Kriminal / Kepala Sekolah Buat Ulah, Murid Dipungut Biaya, Guru Belum Digaji

Kepala Sekolah Buat Ulah, Murid Dipungut Biaya, Guru Belum Digaji

LAMPUNG1.COM – HK (41), wali dari seorang murid dan sejumlah guru honor SDN 2 Sinar Ogan, Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara (Lampura) keluhkan kinerja Kepala Sekolah. Pasalnya, pada bulan Januari lalu para murid diwajibkan membayar dana sebesar 100 ribu rupiah.

Menurut keterangan HK, dana tersebut untuk biaya seragam olahraga, 20 ribu rupiah biaya administrasi dan 80 ribu rupiah untuk seragam. Namun sejak dipungutnya biaya tersebut hingga Agustus, seragam olahraga yang dikatakan pihak sekolah tak kunjung diterima para murid.

Saat dikonfirmasi lampung1.com, HK mengaku sangat kecewa dengan kinerja Kepala Sekolah. Karena pungutan tersebut atas instruksinya. “Saya selaku wali murid sangat kecewa kepada bapak Siswadi selaku kepala sekolah SDN 2. Dikarenakan pungutan tersebut atas perintah kepala sekolah”. Tegas HK, Selasa (16/8/16).

BACA JUGA:  ASDP Pelabuhan Bakauheni Sediakan Bus Khusus

HK menerangkan, setiap senin sekolah tersebut tidak pernah melaksanakan upacara bendera, ditambah lagi kepala sekolah jarang sekali ada di sekolah.

“Saya perhatikan setiap saya mengantar anak ke sekolah hari senin, tidak pernah ada upacara seperti sekolah pada umumnya. Dan kepala sekolah sangat jarang sekali datang ke sekolahan” terang HK.

Hal tersebut terbukti saat Kepala SDN 2 itu akan dikonfirmasi tidak ada di ruang kerjanya. Menurut keterangan beberapa guru yang ada, Kepsek memang jarang sekali masuk, bahkan gaji para guru selama 2 triwulan belum dibayarkan.

BACA JUGA:  Pernah Raup Suara Terbanyak di Dapil Tanggamus, Nuzul Irsan Yakin Maju Sebagai Bupati atau Wakil Bupati

“Pak Siswadi memang jarang masuk mas, kami aja guru-guru honor dan penjaga sekolah, disini juga kesal ! karna sudah dua triwulan gaji kami belum di bayar, alat-alat untuk mengajar pun kami beli sendiri. setiap kami tanya jawabannya hanya Sabar” ucap salah seorang guru yang namanya tak ingin ditulis.

Para guru membenarkan adanya pungutan data sebesar 100 ribu rupiah itu. Sedangkan terkait upacara rutin hari senin mereka mengatakan bahwa sekolah tersebut memang jarang melaksanakan upacara.

BACA JUGA:  Guna Terciptanya Lingkungan Asri, Warga Pekon Hantatai Gelar Gotong Royong

“Memang benar mas kami memungut biaya seragam sebesar 80 ribu rupiah. Dan kami langsung setorkan kepada Kepala Sekolah bapak Siswadi. Sedangkan yang 20 ribu untuk photo kopi atau ADM. Masalah upacara memang kami jarang Upacara di Hari senin. Tapi bukan gak pernah lo mas” ujar beberapa guru, Kamis (18/8/2016).

Hingga berita ini ditulis, Siswadi selaku Kepala Sekolah saat akan ditemui di kediamannya, Sabtu (20/8/2016) tidak ada di tempat. (Faisol)

About admin

Check Also

Pra TMMD, Dandim 0703/Cilacap Meninjau Lokasi TMMD di Desa Karangkemiri

LAMPUNG1.COM,¬†Cilacap – Sebelum pelaksanaan program kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I dibuka, …

2 comments

  1. kepala sekolah gebleg….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *