Jumat , April 16 2021
Home / Hukum Kriminal / LPK TKI Al Husni Cendikia, Tidak Memiliki Ijin Operasional.

LPK TKI Al Husni Cendikia, Tidak Memiliki Ijin Operasional.

LAMPUNG1.COM, LPK TKI Al Husni Cendikia, yang berlokasi di Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur, yang di kelola oleh tersangka MF, yang diduga merupakan Bos TKI “Abal-Abal”, yang telah merugikan puluhan calon TKI, hingga ratusan juta rupiah, ternyata tidak memiliki ijin operasional.

Lurah Tejo Agung, Hartawan Jayaguna, menegaskan bahwa keberadaan lembaga pendidikan dan penyaluran TKI, yang berlokasi di wilayah kerjanya ini, belum mengantongi ijin, bahkan pihaknya sebagai perpanjangan tangan pemerintah Kota Metro, baru mengetahui keberadaan LPK TKI Al Husni Cendikia, setelah beritanya ramai menjadi bahan perbincangan publik.

BACA JUGA:  Bachtiar Basri Apresiasi Peran Pengurus APFI

“Pihak kelurahan belum pernah menerbitkan ijin terkait LPK TKI Al Husni Cendikia ini, tetapi kami memang pernah menerima laporan, terkait ijin tinggal di rumah kontrakan Hi Suparno, yang di huni oleh MF dan kerabatnya”, jelas Lurah Tejo Agung.

Sementara berdasarkan hasil pengembangan jajaran kepolisian di Kota Metro, diduga bisnis jasa pendidikan dan penyaluran TKI Ilegal ini, merupakan jaringan Merry Morina, yang sudah lebih dulu terbongkar oleh jajaran Polda Metro Jaya, beberapa waktu yang lalu, di jakarta.

BACA JUGA:  Reuni SMP Negeri 1 Kotabumi Alumni Tahun 1982 Berlangsung Meriah

Beberapa modus yang di jalankan oleh tersangka, adalah dengan menerbitkan Pasport Wisata, namun di gunakan untuk berangkat dan bekerja di luar negeri, oleh para Calon TKI.

Kasus ini terbongkar setelah beberapa korban, yang telah di berangkatkan ke Jakarta, malah di tampung di rumah kost, yang tidak layak, sehingga sempat kelaparan, dan ternyata tidak juga berangkat ke Luar Negeri, sesuai janji tersangka.

BACA JUGA:  Awasi Pengerjaan Proyek TMMD 109 Karanganyar Dengan Pesawat Drone

Polisi hingga kini juga masih terus memburu, beberapa jaringan MF, yang tersebar di beberapa kabupaten / kota, yang memiliki tugas sebagai agen rekruitmen, dengan Fee sebesar 5 juta rupiah, untuk setiap calon TKI, yang berhasil di rekrut. (Arb)

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

KPU BC Batam,Kanwilsus BC Kepri dan PSO BC Batam Berhasil Tangkap Kapal Motor Salwah 03 Diduga Akan Menyelundupkan Ratusan Karpet Ilegal

Lampung1.com Batam, 15 April 2021– Sinergi Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam (KPU BC Batam), …

One comment

  1. kok bisa oprasi tanpa dokumen ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *