Selasa , Oktober 19 2021
Home / Hukum Kriminal / LPK TKI Al Husni Cendikia, Tidak Memiliki Ijin Operasional.

LPK TKI Al Husni Cendikia, Tidak Memiliki Ijin Operasional.

LAMPUNG1.COM, LPK TKI Al Husni Cendikia, yang berlokasi di Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur, yang di kelola oleh tersangka MF, yang diduga merupakan Bos TKI “Abal-Abal”, yang telah merugikan puluhan calon TKI, hingga ratusan juta rupiah, ternyata tidak memiliki ijin operasional.

Lurah Tejo Agung, Hartawan Jayaguna, menegaskan bahwa keberadaan lembaga pendidikan dan penyaluran TKI, yang berlokasi di wilayah kerjanya ini, belum mengantongi ijin, bahkan pihaknya sebagai perpanjangan tangan pemerintah Kota Metro, baru mengetahui keberadaan LPK TKI Al Husni Cendikia, setelah beritanya ramai menjadi bahan perbincangan publik.

BACA JUGA:  PWRI, KWRI dan PJI-D Demo Pelecehan Wartawan

“Pihak kelurahan belum pernah menerbitkan ijin terkait LPK TKI Al Husni Cendikia ini, tetapi kami memang pernah menerima laporan, terkait ijin tinggal di rumah kontrakan Hi Suparno, yang di huni oleh MF dan kerabatnya”, jelas Lurah Tejo Agung.

Sementara berdasarkan hasil pengembangan jajaran kepolisian di Kota Metro, diduga bisnis jasa pendidikan dan penyaluran TKI Ilegal ini, merupakan jaringan Merry Morina, yang sudah lebih dulu terbongkar oleh jajaran Polda Metro Jaya, beberapa waktu yang lalu, di jakarta.

BACA JUGA:  Mewujudkan Cita-Cita Warga adalah Impian TNI

Beberapa modus yang di jalankan oleh tersangka, adalah dengan menerbitkan Pasport Wisata, namun di gunakan untuk berangkat dan bekerja di luar negeri, oleh para Calon TKI.

Kasus ini terbongkar setelah beberapa korban, yang telah di berangkatkan ke Jakarta, malah di tampung di rumah kost, yang tidak layak, sehingga sempat kelaparan, dan ternyata tidak juga berangkat ke Luar Negeri, sesuai janji tersangka.

BACA JUGA:  Satgas TMMD 110 Bojonegoro Hadiri Acara Sedekah Bumi

Polisi hingga kini juga masih terus memburu, beberapa jaringan MF, yang tersebar di beberapa kabupaten / kota, yang memiliki tugas sebagai agen rekruitmen, dengan Fee sebesar 5 juta rupiah, untuk setiap calon TKI, yang berhasil di rekrut. (Arb)

Baca Artikel Menarik di LV

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Wirahadikusuma Kunjungi PWI Pringsewu

LAMPUNG1.COM, Pringsewu- Wirahadikusuma memastikan dirinya untuk maju menjadi calon ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung …

One comment

  1. kok bisa oprasi tanpa dokumen ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *