Sabtu , September 25 2021
Home / Hukum Kriminal / RS Urip Sumoharjo Diduga Malpraktek

RS Urip Sumoharjo Diduga Malpraktek

[youtube width=”100%” height=”340″ src=”Y13y1aWsdTs”][/youtube]

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Upik Rosina (57), warga Jalan Kelud Raya No. 263, Perumnas Way Halim, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung harus merasakan akibat dari salah satu dokter yang bertugas di RS Urip Sumoharjo yang menangani pasien secara tidak professional.

Dugaan malpraktek oleh dr. Suharsono muncul, ketika Upik mengkonsumsi obat yang diberikan sang dokter selama 6 hari. Bukan sembuh dari penyakit,malah kulit di sekujur tubuh Upik justru melepuh.

BACA JUGA:  Komisi I DPRD Batam Gelar RDP Terkait Proyek PT. Hansol

Dalam konferensi pers yang digelar oleh pihak keluarga korban, pengacara Dedy Mawardi, SH menjelaskan, mulanya pasien datang ke RS Urip Sumoharjo pada 10 Agustus 2016 lalu, untuk memeriksakan penyakit yang dideritanya.

Setibanya Upik di RS, dirinya ditangani oleh dr. Suharsono yakni dokter spesialis saraf. Hasilnya, Pasien diberikan obat jenis phenytoin cap xv yang diketahui untuk mengobati pasien penderita kejang – kejang.

BACA JUGA:  Jelang Lebaran, Polres Tanggamus Rapat Kesiapan Operasi Ramadniya Krakatau 2017

6 hari setelah mengonsumsi obat tersebut bukan sembuh yang didapat, justru malah kulit pasien melepuh seperti terbakar. Saat ini, Upik dirawat di RS Urip Sumoharjo ruang Keratun Nomor 6B1.

Ironisnya, dengan kondisi pasien yang semakin memburuk, pihak rumah sakit justru tidak memberikan tindakan medis yang lebih serius. Dugaan lain timbul dari pihak keluarga bahwa RS Urip Sumoharjo tidak serius dalam menangani pasien yang menggunakan BPJS.

BACA JUGA:  Mitra Bentala Tolak Rencana Revisi Perda RZWP3K Oleh DPRD

Pihak keluarga telah melaporkan kejadian ini ke Polda Lampung, dan telah mengirimkan pengaduan ke pengadilan negeri Tanjung Karang.(Ariyan Zhani)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Pemko Batam Gelar Upacara Memperingati Hari Jadi Ke-19 Provinsi Kepri

LAMPUNG1.COM,Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-19 provinsi …

9 comments

  1. semoga tidak terulang kembali

  2. Seharusnya pihak rumah sakit tidak membedabedakan pasien

  3. Dokter suharsono bgus ko mlah dsiplin wktu org ny.. Sya jg mke bpjs d urip..ga ad mslah

  4. penegak hukum harus mengusut tuntas,,kasian ibuk itu,,

  5. tutup aja rumah sakitnya….

  6. aduh gimana lah kok pihak kesehatan kaya gitu

    mentang mentang pake BPJS di perlakukan seperti itu

  7. inilah kalau penanganan pasen asal2an mentang2 pakai bpjs,biar pakai bpjs toh juga baya r nasyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *