Rabu , Juli 28 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Timur / Sebagian SKPD di Lampung Timur Akan Dicoret
Ilustrasi (Sumber : Google)

Sebagian SKPD di Lampung Timur Akan Dicoret

LAMPUNG1.COM, Lampung Timur – Bupati Chusunia mengharapkan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di Lampung Timur lebih ramping supaya lebih efektif dan evisien. Hal tersebut diungkapnya terkait susunan SKPD Lamtim berdasarkan PP no 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

Menurut kajian dari bagian organisasi dan tata Laksana Sekretariat Daerah, SKPD di Lamtim dapat dirampingkan menjadi 29, bahkan 26 SKPD dari 34 SKPD yang ada.

Menurut Bupati, SKPD idealnya harus dirampingkan, tujuannya tentu agar lebih efisien dan efektif. Namun tetap disesuaikan dengan kondisi yang ada, sehingga tetap akan disesuaikan dengan kondisi Kabupaten Lamtim.

“Kalo idealnya harus ramping, namun tetap akan kita kaji sesuai dengan rumpun masing-masing SKPD, karena semakin banyak kantor, tentu kost belanja pegawai akan semakin besar, sementara PR di Lamtim juga semakin besar,”jelasnya.

BACA JUGA:  Satuan Gugus Tugas Razia Masker di Coastal Area

Bupati menerangkan, dirinya segera berkordinasi dengan Sekda dan jajaran mencari skema terbaik untuk solusi yang efektif dan efisien, tentunya sesuai dengan PP. Dengan adanya perampingan SKPD tersebut sangat berpengaruh dengan beban kerja SKPD yang semakin besar, sehingga Pemkab Lamtim akan mencoba mengalihkan kebijakan dari beban kerja, menjadi tunjangan kinerja.

“Tetap akan dipertimbangkan kost dan inputnya lebih efektif atau tidak. Namun yang tidak kalah penting yakni dengan segera mengaktifkan sistem absensi elektronik di tiap SKPD,”terangnya.

Selain itu, orang nomor satu di Lamtim ini akan segera mencoba menerapkan E-Kinerja yang sudah mulai diterapkan di Banda Aceh. “Kita akan coba kerjasama dengan daerah lain yang sudah menerapkan E-Kinerja seperti Banda Aceh, memang Softwarenya gratis namun harus menggunakan tenaga ahli yang didatangkan dari Banda aceh,” ucap dia.

BACA JUGA:  Arah Baru Lampung Selatan Resmi Di Deklarasikan

Terkait tenaga ahli E-Kinerja, Bupati mengatakan, pihaknya akan mencari daerah terdekat dari Lamtim. Pasalnya kost yang akan diberikan pun menjadi PR Pemkab Lamtim.

“Kita akan coba cari daerah yang dekat dengan Lamtim yang sudah menerapkan E-Kinerja, jika ada yang dekat kenapa harus jauh-jauh, sehingga cost juga dapat lebih ditekan,” ujar dia.

Diketahui sebelumnya, Pemkab Lamtim akan merampingkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan berlakukannya Peraturan Pemerintah (PP) 18/2016 tentang Perangkat Daerah. Perampingan SKPD di Lamtim antara 26 atau 29 SKPD dari 34 SKPD yang ada. Perampingan SKPD dilakukan setelah melakukan kajian dan skoring berdasarkan PP 18/2016.

BACA JUGA:  Pemerintah Kab Tubaba Terima Kunker Litbang Kemendagri

Joko Priono Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Sekretariat Daerah Kabupaten Lamtim melalui Subbag Kelembagaan Emi Munawaroh menjelaskan, berdasarkan kajian yang telah dilakukan SKPD di Lamtim, berdasarkan PP 18/2016 menjadi 29 SKPD dari 34 SKPD yang ada saat ini. Untuk menentukan jumlah SKPD yang akan diajukan sebagai Raperda ke DPRD Lamtim masih menunggu kebijakan Bupati.

“Hasil kajian yang telah kami lakukan disampaikan ke Bupati untuk ditetapkan,” terang Emi Munawaroh. (Riz)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

BPNT di Kecamatan Padang Ratu Diduga Dimonopoli

LAMPUNG1.COM, Lampung Tengah – Pencairan bantuan pangan non tunai (BPNT) bagi warga kurang mampu di …

One comment

  1. nah siap2 lho pejabat lamtim ngk ada job lagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *