Senin , Oktober 18 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Timur / Setelah Mengamuk, Massa Masih Berjaga di Dermaga Kuala Penet

Setelah Mengamuk, Massa Masih Berjaga di Dermaga Kuala Penet

LAMPUNG1.COM, Lampung Timur – Ratusan massa masih tetap berjaga-jaga di sekitar Dermaga Kuala Penet, setelah mengamuk merusak dua rumah warga yang diduga mendekengi perusahaan pengeruk pasir dan satu rumah Kepala Desa.

Amuk massa yang terjadi di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, disebabkan warga yang tersulut emosi karena keberadaan kapal pengeruk pasir milik PT. 55 Nuswantara yang rencananya akan menambang pasir di sekitar Tanjung Sekopong.

BACA JUGA:  Satgas TMMD ke 109 Kodim 0812/Lamongan Salurkan 200 Paket Sembako ke Warga Tidak Mampu

Warga bersikeras menolak dan mengancam menghadang kapal pengeruk pasir milik PT. 55 Nuswantara jika datang kembali. Warga khawatir jika eksploitasi pasir terjadi, akan merusak terumbu karang sehingga mereka tidak dapat memperoleh hasil maksimal. Selain itu, kemarahan warga juga dipicu adanya dugaan tanda tangan palsu untuk ijin setempat dan ijin amdal yang perlu ditinjau ulang.

Sementara, Polres Lampung Timur menerjunkan 200 personil polisi bersenjata lengkap untuk bersiaga di beberapa titik, guna mengantisipasi adanya amuk massa susulan.

BACA JUGA:  Gus Miftah Datangi Lokasi TMMD Kodim Kudus Resmikan Masjid

Menurut Kapolres Lampung Timur, peristiwa ini terjadi karena selisih paham antar warga, yang mengakibatkan oknum yang diduga mendekengi pihak perusahaan menjadi sasaran amukan massa. Himbauan pihak Kepolisian untuk memperhatikan dampak sosial terhadap masyarakat tidak dihiraukan oleh pihak perusahaan.

Dalam waktu dekat, Polisi, Pemkab Lampung Timur, Perusahaan, dan warga, akan dipertemukan untuk bermusyawarah guna menemukan kesepakatan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat umum dan sisi sosial. (Basri Subur)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Seorang Pemuda Tewas Gantung Diri, Keluarga Tolak Outopsi Jenazah Tegar

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Seorang pemuda (20) tewas gantung diri di belakang rumah korban Desa Karang Anyar, Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *