Selasa , Oktober 26 2021
Home / Hukum Kriminal / Ternyata Begini Cara HS Menghabisi Nyawa Helen.

Ternyata Begini Cara HS Menghabisi Nyawa Helen.

LAMPUNG1.COM, Di hadapan penyidik kepolisian Polres Kota Metro, HS (19) warga Kelurahan Hadimulyo, Kota Metro, tersangka tunggal, yang diduga melakukan aksi pembunuhan terhadap Helen (15), pelajar kelas 2 SMP YPI, warga Kelurahan Hadimulyo Barat, yang ditemukan tewas, pada Kamis (28/7) lalu, menuturkan urutan kronologis pembunuhan yang dilakukannya.

Menurut HS, kejadian yang berlatar belakang sakit hati ini, bermula ketika dirinya berkenalan dengan korban, dan menjalin komunikasi melalui HP, tetapi dalam proses komunikasi tersebut korban dan dirinya sering saling mengejek lewat sms.

BACA JUGA:  Musrenbang RKPD 2022, Dendi Minta KEK Didukung Pemprov dan Pusat

Pada Rabu (27/7), sekitar pukul 19.30 Wib, dirinya dan korban sepakat bertemu di tanah merah, Jalan P Diponegoro (sekitar TKP penemuan jasad korban), untuk membahas masalah ejekan-ejekan yang dilakukan lewat HP, hingga dirinya dan korban mulai cekcok.

Kemudian Korban mengajak dirinya pindah ke bagian pinggir Tanah Merah, untuk duduk, di dekat pohon, dengan kondisi agak gelap, sambil terus cekcok mulut, sehingga membuatnya emosi, lalu mengambil sebongkah semen, dan memukulkannya, sehingga korban jatuh tersungkur.

BACA JUGA:  Target PAD Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu Lampung Utara Terealisasi 80,51%

Selanjutnya dirinya langsung mencekik, namun sempat mendapat perlawanan dari korban dengan cara meronta dan coba memukul pundaknya, tetapi karena kalah kuat, ahirnya korban terjatuh dalam posisi terlentang, dan langsung di gelindingkan kedalam aliran air berlumpur.

Dalam keadaan tubuh telungkup di saluran air tersebut, dirinya sempat menduduki bagian punggung, sambil membenamkan dan menahan kepala korban ke dalam air yang berlumpur, hingga korban benar-benar tidak bergerak lagi, selanjutnya, melepas seluruh pakaian bagian bawah, dan menusuk jarinya kedalam kemaluan, serta menutupi tubuh korban dengan lumpur, baru meninggalkannya.

BACA JUGA:  Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme, Satgas TMMD Kodim Bojonegoro Berikan Wasbang Anak-Anak Ngrancang

“Saya sempat membersihkan badan saya dari kotoran lumpur, sebelum pulang kerumah”, jelas tersangka. (Ded / Arb)

Baca Artikel Menarik di LV

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Gandeng PWI, Pemkot Prabumulih Kunker ke Pesawaran

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Pemerintah Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Bumi Andan Jejama …

2 comments

  1. salah diman ya kok gampang bener bunuh org

  2. kejinyanya ya para pembunuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *