Sabtu , Juni 18 2022
Home / Hukum Kriminal / Aksi Emosional, Warnai Rekonstruksi Pembunuhan Di Metro

Aksi Emosional, Warnai Rekonstruksi Pembunuhan Di Metro

LAMPUNG1.COM, Aksi emosional berupa pemukulan terhadap tersangka, sempat mewarnai proses Rekonstruksi pembunuhan Helen (15), pelajar SMP, yang merupakan warga Kelurahan Hadimulyo Barat, Kota Metro, pada Rabu (31/8).

Seperti diketahui, korban ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, pada kamis (28/7) lalu, dengan tubuh setengah telanjang, dan di tutupi lumpur, akibat dugaan kasus tindak pidana pembunuhan, yang diduga kuat dilakukan oleh tersangka yang berinisial H (19), warga 15 B Metro Timur, Kota Metro.

BACA JUGA:  Terus Menjalin Persaudaraan Dilokasi TMMD 109 Jatiwarno

Kapolres Kota Metro, AKBP Ralli Muskitta, yang memonitor langsung proses reka adegan kasus tindak pidana pembunuhan, di lokasi kejadian perkara, di sekitar Jl raya Diponegoro ini, menerangkan bahwa dalam proses rekonstruksi ini, terdapat sekitar 17 adegan.

“Selain sebagai bentuk tahapan untuk melengkapi berkas penyidikan, proses rekonstruksi ini juga untuk memenuhi permohonan pihak Penuntut Umum”, terang AKBP Ralli Muskitta.

Meskipun bisa memahami kekecewaan dan luapan emosi pihak keluarga korban, namun Kapolres Metro ini juga sangat menyesalkan adanya upaya pemukulan atau tindakan main hakim sendiri, yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, saat proses rekonstruksi berlangsung.

BACA JUGA:  Fauzan Sibron Nilai Larangan Mudik Keputusan Terbaik Dimasa Pandemi

“Kita sangat paham pihak keluarga korban, kecewa dan sangat emosi dengan tersangka, tetapi seharusnya jangan sampai ada yang melakukan tindakan anarkhis, sebaiknya percayakan saja proses kasus ini, pada aparat penegak hukum”, ujarnya. (Eko Arif)

Baca Artikel Menarik di LV

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

HUT Polri Ke-76, Polsek Bangun Rejo Salurkan 120 Musaf Alquran ke Dua Ponpes

LAMPUNG1.COM, Lampung Tengah – Rangkaian HUT ke-76 Polri, jajaran Polsek Bangun Rejo bersilaturahmi dengan dua …

2 comments

  1. wajar ajlah emosi keluarganya korban,semua pasti merasa seperti itu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.