Rabu , Desember 1 2021
Home / Ruwa Jurai / Camat Gedung Meneng Tuba Tanggapi Dugaan Rekayasa Izin PT GTS

Camat Gedung Meneng Tuba Tanggapi Dugaan Rekayasa Izin PT GTS

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang – Menanggapi pemberitaan di berbagai media terkait dugaan rekayasa izin rekomendasi tambang pasir PT. Gunung Tapa Sejahtera (GTS), Tarjono Camat Gedung Meneng, Tulang Bawang, akui tambang pasir tersebut berdampak pada lingkungan di daerah setempat, Kamis (8/9).

Tarjono membenarkan bahwa pada tahun 2014 lalu pernah merekomendasi izin tambang pasir untuk PT. GTS. Namun menurutnya, rekomendasi tersebut langsung ditindaklanjuti ke Dinas Pertambangan dan Tim Tekhnis Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) yang terdiri dari Bappeda, Dinas Pertambangan, Dinas Perhubungan, dan Instansi lain. Kemudian untuk layak atau tidaknya dijadikan tempat tambang pasir, Tarjono mengatakan tim tekhnis yang mengkaji atau menentukannya, sebab pihaknya hanya merekomendasikan usulan dari Kepala Kampung.

BACA JUGA:  Gudang Di Lalap Api, Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah.

Tarjono juga menjelaskan, bahwa BPN (Badan Pertanahan Nasional) Tulang Bawang selaku tim survey pernah turun kelapangan untuk melakukan pemetaan lahan. Tarjono mengaku tidak mengetahui nama-nama pemilik lahan tersebut, apakah milik masyarakat adat atau milik perseorangan, namun yang jelas lahan tersebut tidak terdapat akta jual beli (AJB) atau surat tanah yang diketahui oleh Camat Gedung Meneng, melainkan hanya sporadik Kepala Kampung.

BACA JUGA:  Anggota Polri Bantu Distribusikan Logistik Satgas TMMD 110 Kodim 1206/PSB

Tarjono juga tidak menampik jika lahan seluas 96 Ha lebih tersebut dijadikan penambangan pasir, maka akan berdampak pada lingkungan dan pemukiman warga setempat.

Sementara, Kepala BPN Tulang Bawang Agus Purnomo mengaku kaget atas keluarnya Rencana Wilayah Izin Pertambangan (WIUP) di daerah Gedung Meneng, yang dikeluarkan oleh Kasubsi Pengukuran dan Pemetaan Kantor Pertahanan Jaufan Isnanto. Agus berjanji akan memanggil Jaufan Kusnanto dan mempertanyakan hal tersebut, sebab Jaufan Isnanto telah pindah tugas dari BPN Tulang Bawang.

BACA JUGA:  Bangun Jalan, TMMD Beri Manfaat Bagi Semua Kalangan di Desa Kedungsari

Diketahui, titik koordinat yang dikeluarkan Kasubsi Pengukuran dan Pemetaan Jaufan Isnanto seluas 96,33 Ha itu terdapat enam titik, diantaranya titik pertama pada 105˚ Bujur Timur hingga 4˚ Lintang Selatan. Sedangkan, untuk lima titik koordinat lainnya serupa . (Yahya Affyt)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Bawaslu Lampung Timur Gelar Workshop Hasil Penyelesaian Sengketa Serentak Pemilihan Kepala Daerah

LAMPUNG1.COM, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Timur, menggelar workshop hasil penyelesaian sengketa serentak pemilihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PEMBANGUNAN DESA SUKAJAYA LEMPASING