Jumat , Februari 26 2021
Home / Hukum Kriminal / Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Way Kanan

Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Way Kanan

[youtube width=”100%” height=”340″ src=”RWbwa0Fp8y4″][/youtube]

LAMPUNG1.COM, Way Kanan – Aparat Kepolisian Polres Way Kanan berhasil meringkus Arif Arsoka (24) tersangka pencabulan terhadap seorang siswi yang masih duduk di kelas dua SMP di wilayah setempat. Warga Sukabumi, Kecamatan Buay Bahuga, Kabupaten Way Kanan ini, mengaku nekat menggagahi korban SH (14), karena merasa tidak tahan ingin mendapatkan belaian seorang wanita.

Kasat Reskrim Polres Way Kanan, AKP Sahril Paison membenarkan adanya penangkapan Arif Arsoka pelaku pencabulan anak dibawah umur yang dilaporkan oleh orang tua korban pada 25 Agustus lalu.

BACA JUGA:  Apresiasi Dengan Derap UMKM di Lokasi TMMD Tambakselo

Peristiwa terjadi pada 24 Agustus lalu. Tersangka yang merupakan seorang duda ini menelpon dan mengajak bertemu korban, setelah mendapatkan nomor telepon korban dari rekannya. Korban yang dirayu dan di iming-imingi oleh pelaku tidak menaruh curiga dan setuju untuk bertemu dengan pelaku di belakang pabrik penggilingan padi tak jauh dari kediaman korban, pada Rabu malam 24 Agustus sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah bertemu dan berbincang-bincang, korban yang hendak pulang tiba-tiba ditarik oleh pelaku dan dipaksa untuk melayani nafsu bejatnya. Korban yang kaget, sempat melakukan perlawanan, namun akhirnya tak berdaya lantaran pelaku lebih kuat. Usai puas meniduri korban, pelaku langsung pergi meninggalkan korban begitu saja.

BACA JUGA:  YKIL Beri Bantuan 67 Guru Ngaji se- Provinsi Lampung

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka telah ditahan di Polres setempat, dan diancam 15 tahun kurungan penjara. (Fery/Azhari)

About admin

Check Also

Gubernur Lampung Lantik dan Ambil Sumpah Tujuh Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Tujuh kepala daerah di Lampung dilantik dan diambil sumpah oleh Gubernur …

3 comments

  1. Semoga tidak terjadi lagi.

  2. Semoga hal tersebut tidak terjadi lagi …..

  3. Astafirullahal adzim orang seprti itu orang yang punya iman,hukum seberat berat nya dan semoga ortu korban bisa sabar dan semoga tidak terulang kepada korban lagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *