Sabtu , Juli 31 2021
Home / Ekonomi / Pemprov Lampung Sikapi Harga Singkong Yang Turun Drastis

Pemprov Lampung Sikapi Harga Singkong Yang Turun Drastis

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Pemprov Lampung menggelar rapat koordinasi menyikapi harga singkong yang turun drastis akhir-akhir ini, di Gedung Pusiban Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jum’at (16/9).

Rakor dipimpin oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Fahrizal Darminto. Dihadiri ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), pelaku usaha/pabrik tapioka, BPS, Bulog, dan SKPD terkait.

Dalam rapat terungkap, harga singkong akhir-akhir ini anjlok dari Rp. 1.200 per kilogram menjadi Rp. 640 per kilonya, namun petani rata-rata hanya menerima harga sebesar Rp. 400 per kilogram beras setelah berada di pabrik, dengan berbagai alasan seperti rendeman, kadar air, dan lainnya.

BACA JUGA:  Dendi Serukan Pemuda Harus Bangkit dan Berani

Turunnya harga singkong disebabkan oleh kondisi ekonomi makro yg berkaitan dengan import tapioka dari Thailand yg masuk ke Provinsi Lampung yang hingga pertengahan tahun 2016 tercatat sudah mencapai 400.000 ton menurut data Dinas Perdagangan yang disampaikan Oprizal.

img-20160916-wa0002

Selain itu, suply singkong di tingkat petani juga mengalami peningkatan, disebabkan oleh beralihnya pola tanam petani, yg semula menanam kelapa sawit atau karet menjadi tanaman singkong.

BACA JUGA:  DPRD Riau Belajar Pengelolaan BUMD ke Lampung

Fahrizal mengatakan, dari pembahasan dalam rapat dapat disimpulkan beberapa hal untuk segera ditindaklanjuti, yakni klarifikasi faktor penyebab turunnya harga singkong, perlunya pembinaan pola tanam serta peningkatan produktivitas dan kualitas untuk meningkatkan daya saing petani singkong, perlunya komunikasi yang berkesinambungan, pengembangan hilirisasi dan diverifikasi produk olahan, pembinaan tata niaga singkong dengan melibatkan BUMD, adanya HPP singkong, serta pembatasan atau pengurangan impor tapioka yang diusulkan oleh Gubernur Ridho Ficardo kepada Presiden RI Joko Widodo.

BACA JUGA:  Zazuli Isa Lantik pengurus DPD, DPC dan Sayap Partai Berkarya Kabupaten Pringsewu

Menurut Fahrizal beberapa hal tersebut langsung ditindaklanjuti dengan surat Gubernur Lamapung kepada Presiden RI. (Red/KOM)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Baru 230 KK, Dikabar Lanal Lampung Bakal Vaksin Warga Pahawang

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN- Setelah dilaksanakan vaksinasi tahap pertama (1) oleh Polda Lampung bersama Polres Pesawaran di …

3 comments

  1. apa masalah anda pak presiden megapa thailan masukin tepung ke indonesia pikirin kami ini rakyat kecil petani ini mau kamu kasih makan apa beras bulok tolong pak presiden

  2. perlu di ambil langkah yg konkrit dlm mengatasi harga komoditi terutama hsl pertanian para petani lpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *