Jumat , Oktober 22 2021
Home / Infrastruktur / Proyek Tanpa Plang Nama di Tulang Bawang di Duga Salahi Aturan

Proyek Tanpa Plang Nama di Tulang Bawang di Duga Salahi Aturan

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang – Pemasangan batu pada proyek onderlagh sampai Lapen. di Kampung Ringin Sari, Kecamatan Banjar Margo, Tulang Bawang, diduga menyalahi juklak dan juknis yang ditetapkan Pemerintah. Pasalnya, pemasangan batu pada proyek tersebut terlihat jarang-jarang dan dipasang dalam posisi tidur.

Menurut pantauan Lampung1.com, selain cara pemasangan batu yang menyalahi aturan, kualitas batu yang dipakaipun tidak sesuai standar, karena batu yang dipakai terlalu kecil dan kekerasan yang diduga tidak sesuai standar.

BACA JUGA:  Suplay Material TMMD Fisik Jadi Lancar Setelah Jalan Kelar

pekerjaan-onderlagh-sampai-dengan-lapen-di-kampung-ringin-sari-kec-banjar-margo_-tuba

Menurut BD salah seorang warga Kampung setempat, mengatakan bahwa proyek yang bernilai tidak kurang dari Rp. 4 Miliyar tersebut adalah milik Sueb yang merupakan pengusaha restoran dan pemilik pom bensin terminal Menggala.

“Proyek Onderlagh sampai dengan Lapen tersebut walaupun tidak ada plang nama, setahu saya itu milik Sueb.” Ujar BD saat ditemui di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten setempat (13/9).

Dengan adanya temuan proyek yang diduga menyalahi aturan tersebut, pihak terkait terutama kontraktor dan Dinas PU setempat diminta untuk meninjau kembali proyek onderlagh yang menelan biaya tidak sedikit itu.

BACA JUGA:  Perwira Pengawas Pantau Pembuatan Cakar Ayam Tiang Untuk Penerangan Jalan TMMD

Jika dibiarkan, dikhawatirkan dapat mengakibatkan kerugian Negara, serta kualitas pembangunan proyek tersebut tidak dapat di pertanggungjawabkan. (Yahya Affyt)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Pemkab Pringsewu Peringati HSN ke VI Tahun 2021

LAMPUNG1.COM, – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke VI tahun 2021 Pemkab Pringsewu selenggarakan upacara …

One comment

  1. ini perlu pengawasan masyarakat pembangunan yang ada,karena dana yg di pakai membangun uang rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *