Minggu , Agustus 1 2021
Home / Ruwa Jurai / Realisasi Dana Hibah Kwarcab Pramuka Tuba di Pertanyakan

Realisasi Dana Hibah Kwarcab Pramuka Tuba di Pertanyakan

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang – Ketua DPD LSM Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (Forkorindo) Provinsi Lampung, Gunawan, pertanyakan pengelolaan dana hibah Pemkab Tulang Bawang kepada Kwartir Cabang Pramuka Tulang Bawang, khususnya dana hibah pada tahun 2015 sebesar Rp. 1 Milyar.

Menurut Gunawan, pengelolaan dana hibah sebesar Rp. 1 Milyar tersebut diduga banyak kebocoran dan tidak sesuai dengan dana yang telah di kucurkan oleh Pemda Tulang Bawang.

“Kami sudah membuat surat Klarifikasi tentang penggunaan Dana Hibah sebesar Rp. 1 Milyar kepada Kwarcab Pramuka Tuba, namun sampai saat ini tidak pernah dijawab.” Ujar Gunawan saat ditemui di Dinas Kominfo setempat (20/9) kemarin.

BACA JUGA:  Lancar, Pasokan Material di TMMD Kodim Kendal

Gunawan menjelaskan, dana hibah sebesar Rp. 1 Milyar tersebut, hanya direalisasikan untuk beberapa kegiatan saja, seperti pembuatan 40 unit WC, itu pun menurut Gunawan pembuatan WC tersebut hanya dibuat asal jadi tanpa diaci.

Realisasi lainnya adalah pembelian mobil L300 yang sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya, pembelian 2 unit kursi jati, 5 unit meja pramuka, 1 unit sound system, 2 unit sumur bor tanpa mesin dan tower, pengadaan 3 unit tenda besar dan 30 unit tenda kecil yang dibagikan kepada 15 Kwartir Kecamatan, serta ganti rugi lahan senilai Rp, 8 Juta.

BACA JUGA:  Demi Dekat Anak-Anak, Satgas TMMD Harus "Macak" Ahli Kerajinan Tangan

Menurut Gunawan, berbagai kegiatan dan pengadaan yang direalisasikan tersebut tidak sampai menghabiskan dana sebesar Rp. 1 Milyar, belum lagi ditambah dengan pengelolaan dana iuran Pramuka yang dipungut sebesar Rp. 2000 dari puluhan ribu siswa yang ada di Tulang Bawang.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, Gunawan minta Kejari Tuba mengusut dana hibah yang dikucurkan Pemda Tuba untuk Pramuka. Jika tidak, Gunawan khawatir Kwarcab Pramuka Tuba hanya akan dijadikan lahan korupsi yang merugikan keuangan Negara.

BACA JUGA:  Tim COVID-19 Lampung Timur : "Warga Dari Luar Kota, Wajib Isolasi Mandiri"

nurwedi-sayekti-bendahara-kwarcab-tuba_1

Sementara itu, Nurwidi selaku Bendahara Kwarcab pada tahun 2015 lalu yang saat ini menjabat Sekretaris Kwarcab Pramuka, saat di konfirmasi oleh Lampung1.com di Bandiklat Tuba (2/9), berjanji akan membalas surat klarifikasi dari Forkorindo yang sampai saat ini tidak pernah direalisasikan. (Yahya Affyt)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Mulyadi Resmi Nakhodai LMP Kota Bandar Lampung Periode 2021-2024

LAMPUNG1.COM,Bandar Lampung, BP Mulyadi, resmi menakhodai organisasi masyarakat Laskar Merah Putih Kota Bandar Lampung periode …

2 comments

  1. Memang Dana-dana HIBAH seperti ini hanya dijadikan modus dan ajang Korupsi ?

  2. wah banyak juga tu dana pramuka ngk jelas rialisasinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *