Kamis , Agustus 5 2021
Home / Hukum Kriminal / Warga Protes Keras Bupati Tuba, Terkait Izin PT GTS
Jpeg

Warga Protes Keras Bupati Tuba, Terkait Izin PT GTS

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang – Warga Kampung Gunung Tapa, Kecamatan Gedung Meneng, Tulang Bawang gugat izin tambang milik PT Gunung Tapa Sejahtera ( PT GTS) yang luasnya mencapai 96 hektar lebih.

Gugatan itu diwakili dua LSM, Forum Rakyat Tulang Bawang (Fortuba) dan Forum Kordinasi Rakyat Indonesia (Forkorindo) melalui surat bersama Nomor 050/DPP-FORTUBA – DPC FORKORINDO/Lap/VIII/2016 yang ditujukan kepada Bupati setempat, Kepala BPLHD, Kepala BPMP, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi dan Kadis Perhubungan yang telah memberi izin penambangan pasir kepada PT GTS.

BACA JUGA:  Berat sama dijinjing moto dalam TMMD ke109 desa tebluru kini diwariskan warga

Menurut dua LSM tersebut, Izin Usaha Pertambangan yang diberikan BPMP2T kepada PT GTS yang di pimpin oleh Martian Tanesia adalah IUP Eksplorasi. IUP itu Nomor 540/14386/KEP/II.07/2015 tertanggal 10 November 2015.

Pihak masyarakat memprotes keras rekomendasi yang telah diberikan oleh Bupati Tuba dan jajarannya kepada PT GTS tanpa meninjau dan mengkaji AMDAL dengan matang sehingga PT GTS mendapat IUP BPMP2T Provinsi Lampung.

BACA JUGA:  Cegah Covid-19, Satgas TMMD Bojonegoro Siapkan Tempat Cuci Tangan

Menurut ketua Fortuba Andika DK dan Forkorindo Aliantoni, rekomendasi yang dikeluarkan Bupati Tuba dan jajarannya kepada PT GTS ada keterkaitan dengan kepentingan pribadi, tanpa memikirkan dampak negatif yang akan dialami masyarakat setempat.

Masyarakat juga memprotes izin pertambangan seluas 96,33 hektar yang diberikan kepada PT GTS. Pasalnya tanah milik Martian Tanesa selaku direktur seluas 6.480 meter persegi yang dibelinya dari Yuliana Sari. Hal ini merupakan bukti, bahwa pemberian IUP PT GTS tidak melalui survei lokasi terlebih dahulu.

BACA JUGA:  Dinas Pendidikan Bojonegoro Cek SDN Ngrancang Sasaran TMMD 110 Tambakrejo

Surat protes keras masyarakat telah mendapat Surat Kuasa bermaterai dari 6 tokoh masyarakat Kampung Gunung Tapa, yakni Sudirman (60), Alidin Cacang (65), Samsudin (57), Abdul Somad (59), Jamhur (45) dan Rian Rosdi (46). Untuk mewakili 100 KK yang membubuhkan tanda tangan. (Yahya Affyt)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Bahas Covid-19 Masa PPKM, Brigif 4 /BS Marinir dan PWI Pesawaran Perkuat Sinergi

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Brigif 4/BS Marinir Lampung dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran perkuat sinergitas diberbagai …

3 comments

  1. kok Bupati sembarangan keluarkan izin perusahaan yg menimbulkan masalah dg warga

  2. Sudah 2x ini Bupati Tuba mengeluarkan izin yang bermasalah. Izin pertama untuk alih fungsi PT. BNIL yang sampai saat ini belum selesai.

  3. Kenapa ya IZIN yang dikeluarkan Bupati Tuba selalu bermasalah ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *