Selasa , September 27 2022
Home / Pendidikan / Anak Berkelahi di Sekolah, Wali Murid Harus Bayar Jutaan Rupiah

Anak Berkelahi di Sekolah, Wali Murid Harus Bayar Jutaan Rupiah

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang – Mungkin ini peristiwa langka yang harus ditulis dengan tinta merah agar tetap diingat sebagai sejarah dunia pendidikan Indonesia. Bagaimana tidak, hanya karena anaknya berkelahi disekolah, salah satu orang tua siswa SMA Negeri 3 Menggala, Tulang Bawang harus membayar uang damai jutaan rupiah.

Peristiwa bermula Rabu 5 Oktober lalu, salah satu siswa kelas XII yang bernama Rendi Syaputra berkelahi dengan Madiya salah satu murid kelas X, Madiya mengadu dengan kakaknya Hendri yang merupakan siswa Kelas XI, kemudian terjadilah pengeroyokan yang dilakukan Sandika Pratama, Paksi Pamungkas, Diki Sanjaya dan Marhedi.

BACA JUGA:  Mingrum Gumay Halal Bihalal dengan Staff DPRD Lampung

Reno salah satu siswa kelas XII yang tidak tahu menahu atas perkelahian itu menjadi sasaran kemarahan mereka, dan menjadi korban pemukulan.

Karena perkelahian ini dianggap perkelahian antar teman Sekolah, maka pihak SMA Negeri 3 Menggala mendamaikan mereka dengan perjanjian tertulis.

Sebagai orang yang tidak merasa bersalah, Reno merasa tidak puas atas perdamaian yang dilakukan oleh pihak sekolah. Sebagai anak muda yang merasa sebagai korban pemukulan oleh kelompok Sandika, Reno tidak dapat menahan emosi saat bertemu dengan Sandika keesokan harinya dan terjadilah perkelahian kembali yang mengakibatkan bibir Sandika berdarah (tidak diketahui secara pasti berapa tetes darah yang keluar dari bibir Sandika).

BACA JUGA:  Irsi Jaya Gelar Syukuran Atas Dilantiknya Sebagai Anggota DPRD Tanggamus

Atas perkelahian ini, orang tua Sandika yang berinisial K tidak terima dan menuntut supaya Reno dikeluarkan dari sekolah sesuai dengan surat perjanjian yang sudah dibuat. K bersedia damai bila orang tua Reno (Y) membayar uang damai sebesar Rp. 2 juta sebagai biaya pengobatan anaknya.

Sebagai orang tua yang ingin anaknya bersekolah kembali, Y dengan besar hati menyepakati membayar uang damai satu juta lima ratus ribu rupiah, agar masalah ini cepat selesai dan anaknya bisa belajar kembali dengan tenang.

BACA JUGA:  BNM RI Dukung Penuh Kepolisian Berantas Narkoba

Setelah bernegosiasi orang tua Reno hanya membayar sebesar Rp. 1 juta yang dibayarkan saat berdamai pada Sabtu pagi (8/10).
Perdamaian disaksikan oleh Ketua Komite dan Dewan Guru SMA Negeri 3 Menggala. (Yahya Affyt)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Bupati Hi Dawam Rahardjo Launching Aplikasi “Si Pak De Lamtim”

LAMPUNG1.COM, Bupati Lampung Timur Hi M Dawam Rahardjo, pada Senin (26/9), di Novotel Bandar Lampung, …

One comment

  1. wajar ajlah,seorang pelajar melakukan pengeroyokan,lbh parah lagi seorang kk bukn meredam mlh ngeroyok..jadi denda buat efek jera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.